Elpiji
Harga Elpiji 12 Kg Rp 300 Ribu
Ini dikarenakan pasokan untuk persediaan gas elpiji tidak tersedia dalam beberapa minggu ini.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Bidang Pembinaan Ekonomi dan Dunia Usaha, Badan Pembangunan Perbatasan Provinsi Kaltim (BPPD), Husaini menyebutkan harga gas elpiji di kawasan perbatasan Kabupaten Mahakam Ulu, mencapai Rp 300 ribu/tabung.
Ini dikarenakan pasokan untuk persediaan gas elpiji tidak tersedia dalam beberapa minggu ini. (Baca juga: Ini Solusi Atasi Kelangkaan Elpiji Nunukan )
"Ini hasil kroscek langsung dengan Kepala Adat di Long Iram dan Camat di Long Iram. Harga gas elpiji di sana kisarannya Rp 280 ribu sampai Rp 300 ribu," ungkap Husaini, yang ditemui TRIBUNKALTIM.CO, di ruang kerjanya di BPPD Kaltim, jalan Dewi Sartika, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, Provinsi Kaltim, Senin (9/3/2015).
Husaini mengatakan, untuk pasokan gas elpiji biasanya warga dari desa-desa menunggu pengiriman gas dari Kecamatan Long Bagun. "Disana ada agennya. Tapi, biasanya harus menunggu dua sampai tiga hari kiriman gas elpiji dari daerah," ujarnya. (Baca juga: Pembeli Silakan Komplain Bila Timbangan Elpiji 3 Kg Berkurang).
Sedangkan untuk harga beras, lanjut Husaini, harga beras murah dijual seharga Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu. "Itu harga beras yang per 25 kilo. Ini laporan dari kecamatan-kecamatan," katanya.
Untuk kebutuhan beras dari badan urusan logistik, kata dia, warga disana belum pernah menerima. "Kata mereka, untuk beras miskin tidak ada disana," lanjutnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/nunukan_gas.jpg)