Kisruh Partai Golkar

Kumpulkan DPD II, Mukmin Sebut Adi Darma Sudah Dikeluarkan dari Golkar

Mukmin menyebutkan, Surat Keputusan Adi Darma sudah tidak masuk dalam pengurus Golkar Kaltim sejak tahun 2014

TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Kaltim, Mukmin Faisyal, didampingi Sekretaris Golkar Kaltim Achamd Albert, Said Amin, dan Dahri Yasin menjelaskan kepada wartawan sikap dan sanksi kepada kader yang menyeberang ke kubu Golkar Agung Laksono. Rapat konsolidasi dihadiri Ketua dan perwakilan DPD II, yang digelar di rumah jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Kamis (19/3/2015) malam. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hasil rapat konsolidasi DPD I dan DPD II Partai Golkar Kaltim, sepakat tetap mendukung kepengurusan Aburizal Bakrie (ARB). Selain menentukan sikap, Ketua DPD I Partai Golkar Kaltim Mukmin Faisyal, menyatakan segera memecat kader-kader yang diduga membelot ke kubu Golkar Agung Laksono.

"Hasil konsultasi minggu lalu, perintahnya adalah DPD I diberi wewenang untuk memecat siapapun yang menyeberang (ke Kubu Golkar Agung Laksono). Yang mengikuti kegiatan rapat-rapat, apalagi melakukan kasak-kusuk ke Jakarta mengurus surat keputusan, kaitan dengan itu," tegas Mukmin, usai rapat di Jalan Milono, Kelurahan Bugis, Samarinda Kota, Provinsi Kaltim, Kamis (19/3/2015) malam. (BACA: Agung Ancam Pendukung Golkar Kubu Ical Tak Boleh Ikut Pilkada)

Dalam rapat konsolidasi itu, dihadiri Sekretaris Golkar Kaltim Acmad Albert, Wakil Ketua DPD Golkar Kaltim, Said Amin, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Dahri Yasin dan Ketua DPD II Golkar Bontang Andi Harun, Ketua DPD II Golkar Samarinda Abdul Gaffar dan perwakilan pengurus DPD II Kukar, Berau, Panajam Paser Utara dan Paser.

Mukmin menyebutkan, Surat Keputusan Adi Darma sudah tidak masuk dalam pengurus Golkar Kaltim sejak tahun 2014. Artinya, sebelum terjadi kisruh Walikota Bontang, Adi Darma sudah dikeluarkan dari pengurus Golkar Kaltim. (BACA: Ketua DPD II Golkar Berau Minta Para Elite Berdamai)

"SK terakhir di DPD sudah tidak ada. Jadi sebelum dipecat (Adi Darma) sudah dikeluarkan (sebagai pengurus DPD I). Sebelum melakukan perlawanan, baru tercium sudah dikeluarkan," tegas Mukmin, dalam konferensi pers usai rapat konsolidasi pengurus Partai Golkar se-Kaltim. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved