Legislatif
Fraksi PKS Sebut Harga Elpiji 12 Kg Tembus Rp 175.000
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Provinsi Kaltim menyebutkan harga eceran gas elpiji 12 kilogram di Kaltim tembus Rp 175.000 per tabung.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Provinsi Kaltim menyebutkan harga eceran gas elpiji 12 kilogram di Kaltim tembus Rp 175.000 per tabung.
Hal ini disampaikan Sekretaris F-PKS Muharram, dalam sidang pemandangan fraksi terhadap tanggapan kepala daerah menyampaikan raperda pencegahan Inhalan dan pelaksanaan transmigrasi.
Muharram mengatakan, F-PKS mendesak pemerintah pusat, yakni pemerintahan Jokowi-JK bersama kabinet kerjanya untuk membuat evaluasi menyeluruh terhadap program-program ekonomi yang menjanjikan perbaikan kesejahteraan rakyat.
"Banyak diantara rakyat yang semakin terpuruk kondisi ekonominya. Enam bulan terakhir kami semakin sulit, Kondisi itu diperparah dengan pelambatan ekonomi global," tutur Muharram dalam sidang paripurna ke 6, di Gedung Utama DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Provinsi Kaltim, Senin (6/4/2015).
Menurut dia, penghasilan masyarakat semakin berkurang dan menyebabkan daya beli melemah. Apalagi belum lama ini pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sangat memberatkan rakyat, diikuti lonjakan harga kebutuhan pokok. (Baca: Harga Elpiji 12 Kg Rp 300 Ribu)
"Tidak hanya menaikkan harga BBM, pemerintah menaikkan harga gas elpiji 12 kilogram menjadi Rp 142.000 per tabung. Dimana tingkat pengecer di Kaltim harganya bisa mencapai Rp 165.000 sampai Rp 175.000 per tabung," ungkap Muharram, yang menjabat Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim. (*)