Jumat, 24 April 2026

We Love Balikpapan

Kalahkan Paris, Jakarta dan Semarang, Balikpapan Paling Dicintai di Dunia

"Balikpapan ada di posisi pertama dengan jumlah dukungan sekitar 11.000 suara, sementara Paris mendapat total suara sekitar 7.000-an," jawabnya.

ISTIMEWA
PALING DICINTA - CEO WWF, Jean-Paul Paddack menyerahkan sertifikat The World Most Loveable City 2015 kepada Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mewakili seluruh warga kota Balikpapan di Seoul, Kamis (9/4) malam. Balikpapan berhasil mengalahkan Paris dengan selisih sekitar 4.000 suara. 

Alhamdulillah ..kerja keras ada hasilnya. Itulah kata-kata dari status di BlackBerry Messenger milik Fajar Bagus, Koordinator Relawan Earth Hour Balikpapan. Kamis (9/4/2015) sore, dia mendapat kabar dari Nursyamsiarni D Larose, Kasubid Analisa dan Evaluasi sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Pencegahan Dampak Lingkungan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Balikpapan.

Wanita yang kerap disapa Eni itumemberitahunya lewat pesan Whatsapp. Menurut Fajar, Kota Balikpapan berhasil mengalahkan Paris dan 46 kota di dunia yang berada di peringkat kedua dengan selisih sekitar 4.000 suara.

"Balikpapan ada di posisi pertama dengan jumlah dukungan sekitar 11.000 suara, sementara Paris mendapat total suara sekitar 7.000-an," jawabnya.

Saat diwawancara terpisah, Rudi, Ketua Earth Hour (Jam Bumi) Balikpapan, langsung membagi kegembiraannya kepada TribunKaltim.co. Rudi juga mengirimkan beberapa foto-foto Walikota Balikpapan, Rizal Effendi ketika menerima penghargaan The World Most Loveable City 2015. Penghargaan diserahkan Jean-Paul Paddack, Co-Chairman World Wild Fund (WWF) di Seoul, Korea Selatan.

Rizal saat dikonfirmasi melalui pesan singkat mengatakan, "Terima kasih, mas. Salam dengan teman-teman." Dia juga menambahkan dalam pesannya bahwa "Masyarakat harus mencintai dan melindungi kota Balikpapan, karena kota yang dicintai itu adalah kota yang nyaman dihuni sebagaimana visi kita." (Baca juga: Akhirnya Balikpapan Taklukkan Paris)

Earth Hour Balikpapan rencananya melakukan perayaan seputar keberhasilan memenangkan kompetisi ini. "Nanti pasti akan kita buat perayaan, tetapi masih belum tahu kapan dan tempatnya di mana," jawabnya.

Penyerahan sertifikat The World's Most Loveable City 2015 ini dilaksanakan di sesi Earth Hour Challenge dalam International Council for Local Environmental Initiatives (ICLEI) Congres 2015 yang dilaksanakan Kamis (9/4) pukul 25.45-17.15 waktu Seoul, Korea Selatan.

Stop Press: Update Berita Eksklusif, Unik dan Menarik secara real time. Gratis kok… Cukup likes Facebook TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim.co

Rizal mengatakan, atas nama warga Kota Balikpapan, mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat dalam kampanye We Love Cities sehingga Kota Balikpapan berhasil meraih predikat sebagai The World's Most Loveable City.

Pencapaian ini menjadi dorongan tersendiri bagi komitmen Pemerintah Kota untuk bersama seluruh warga menjadikan Balikpapan sebagai kota berkelanjutan yang ramah lingkungan, nyaman untuk dihuni dan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia. (Baca Juga: VIDEO – Heboh, Aksi Murid dan Orangtua Dukung We Love Balikpapan)

“Program-program untuk pengelolaan sampah, penggunaan lampu hemat energi untuk penerangan jalan umum dan juga pendidikan lingkungan bagi siswa di lingkungan Kota Balikpapan akan terus menjadi bagian dari aksi nyata menuju Clean Air, Clean Land, dan Clean Water," ujarnya usai menerima penghargaan The World Most Loveable City.

Terkait capaian Balikpapan ini, Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH), Rosmarini mengatakan, "Yang jelas Balikpapan sudah ikut komitmen di tingkat dunia. Jadi harapn ke depan masyarakat Balikpapan akan lebih care untuk mengimplementasikan pengelolaan lingkungan melalui pola 3R juga Clean Air-Water-Land-nya. Dengan demikian Balikpapan ke depan benar-benar dapat menjadi Ecosustainable city dan kota yang nyaman dihuni."

Selain penghargaan World Most Loveable City, semalam diserahkan pula penghargaan Global Earth Hour Capital dan National Earth Hour Capital atas penilain dewan juri terhadap data dan informasi yang dimasukkan dalam sistem carbon Climate Registry (cCR). Untuk Global Earth Hour Capital terpilih Kota Seoul, Korea Selatan. Sementara National Earth Hour Capital mewakili Indonesia adalah Kota Jakarta.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved