Jumat, 10 April 2026

Berita Video

VIDEO – Wow, Petani Ini Menunggu Panen Ratusan Juta Rupiah

Dahulu petani gaharu tak bisa mengelola dengan baik pohon gaharu sehingga sebagian pohonnya ditebang.

Penulis: Rahmad Taufik | Editor: Martinus Wikan
Tribun Kaltim/R Taufik
Petani pohon gaharu di Sebulu, Kutai Kertanegara 

TRIBUNKALTIM, TENGGARONG - Ratusan pohon gaharu tumbuh subur di Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kukar. Akses jalan di Sebulu yang sudah mulus membuat sejumlah investor mulai melirik pohon gaharu.

Pasar gaharu ini menjangkau India, China, bahkan sampai Arab Saudi. Maklum, pohon gaharu dapat diolah sebagai bahan baku minyak wangi atau parfum.

Pohon gaharu di Sebulu dibudidayakan sejak 2003. Dahulu petani gaharu tak bisa mengelola dengan baik pohon gaharu sehingga sebagian pohonnya ditebang. Sampai kemudian, pohon ini dilirik sejumlah investor.

Petani pun makin serius melakukan budidaya gaharu. Apalagi mereka mendapatkan suntikan dana dari investor untuk pengembangan budidaya.

Aminuddin, salah seorang petani gaharu, menjelaskan salah satu investor yang menjalin kerja sama dengan kelompok tani gaharu, yakni Gaharu Super Indonesia (GSI). (Baca: DPRD PPU Minta Pemkab Buat Resi Gudang untuk Petani)

Investor berperan untuk memasarkan kayu gaharu hasil budidaya petani dan memberikan modal untuk penyediaan cairan inokulan. Cairan inokulan ini disuntikkan ke batang pohon gaharu. "Cairan inokulan ini sangat mahal. Harga seperempat milliliter cairannya mencapai Rp 350 ribu. Investor menyediakan dana untuk cairan itu,” kata Aminuddin.

Masa panen pohon gaharu ini berlangsung 2 tahun. Harga jual gaharu mencapai Rp 300 ribu/kg. Satu pohon gaharu bisa menghasilkan 20 kg. Hasil keuntungannya dibagi 35% untuk petani yang mengolah dan 75% buat investor yang mengeluarkan modal.

Syamsiar, pembina petani gaharu dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kukar, mengemukakan pemerintah terus menggalakkan usaha budidaya pohon gaharu dengan penyediaan bibit kepada petani.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved