Mancanegara
Mengharukan, Bocah Minta 100 ribu Tandatangan Demi Selamatkan Nyawa Ibunya
Petisi meminta 100 ribu tandatangan agar parlemen bisa membantu merubah kebijakan NHS mengenai pemberia obat gratis.
TRIBUNKALTIM.CO - Seorang wanita sakit parah menuduh National Health Service (NHS) merampas kebahagiaan anaknya. Karena sang ibu membutuhkan obat yang menyelamatkan jiwanya.
Sehingga kedua anaknya terpaksa membuat petisi meminta 100 ribu tandatangan agar parlemen bisa membantu merubah kebijakan NHS mengenai pemberia obat gratis.
Sang ibu bernama Jemma, 31, menderita kanker perut langka yang dikenal sebagai Jenis gastrointestinal liar dan saat ini dalam perawatan tiga obat untuk menyelamatkan hidupnya.
Daughters Kaisey dan Willow mengkampanyekan utnuk meminta dukungan 100.000 tanda tangan pada petisi yang telah memicu perdebatan mendatang di Parlemen untuk menyelamatkan ibu mereka
Namun, NHS sebagai layanan kesehatan komprehensif dan menyediakan perawatan medis, gratis di Inggris telah menghentikan pemberian obat dalam beberapa bulan lalu.
"Obat terakhir paling efektif dan mereka telah melanggar dengan menghapus daftar obat yang saya butuhkan," kata Jemma. (Baca juga: Ini Akibatnya Menggunakan Produk Kecantikan Kedaluwarsa)
"Kanker yang saya miliki adalah sangat langka dan penelitian ke dalamnya terbatas sehingga membuat saya marah bahwa mereka menghapus obat yang telah terbukti mampu mengibati penyakit saya," ungkapnya.
"Saya beruntung, bahwa saya telah berhasil menghabiskan 14 bulan pada obat pertama, Imatinib, saya tahu bahwa itu akan segera memiliki efek pada tubuh saya," katanya.
"Obat kedua, Sutan, sangat tidak efektif dan saya tahu bahwa ketika meminumnya maka penyembuhan sangat kecil," ungkapnya. (Baca juga: Agnes Monica Nyaman Dipeluk Wiggins)
"Anda dapat membeli Regorafenib (obat ketiga diperlukan) secara pribadi tapi membutuhkan biaya £ 3.700 per bulan dan saya tidak memiliki uang sebanyak itu," ujarnya.
Ada solusi untuk menjual rumah dan pearabotan rumah tangga namun ditentang oleh Jemma.
"kerabat keluarga telah menawarkan untuk menjual rumah dan harta benda untuk membayar serta perawatan saya tapi saya tidak bisa menjualnya begitu saja," kata Jemma.
Keluarga Jemma
Kanker Jemma terdiri dari tumor ganas atau jaringan lunak yang ditemukan di lambung dan usus dan jika terdeteksi sejak dini maka akan mudah disembuhkan.
Jemma, dari Storrington, West Sussex, dan suaminya Tony, 34, telah memutuskan untuk memberitahu putri Kaisey, 6, dan Willow berusia 4 tahun perlahan-lahan tentang kondisi ibunya. Karena hal itu untuk menjaga rasa kekecewaan kedua putrinya.
"Saya tidak ingin menakut-nakuti mereka dengan apa yang saya alami. Ayah saya meninggal karena kanker paru-paru ada 18 bulan lalu dan kedua anak saya sangat dekat dengan kakeknya," katanya. (Baca juga: Tak Restui Pacaran, Orang Tua ini Kurung Putrinya Selama 6 Tahun di Gudang)
"Jika saya mengatakan kepada mereka saya menderita kanker itu akan menakut-nakuti mereka dan tidak ada orang tua ingin menakut-nakuti anak mereka. Saya memanjakan mereka lebih apa yang orang tua lain akan tetapi siapa yang bisa menyalahkan saya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/manca_petisi-100-ribu_20150420_135836.jpg)