Sabtu, 11 April 2026

Akibat Banjir, Aktivitas Belajar Berganti jadi Kerja Bakti

Banjir besar melanda Samarinda, Kamis (23/4/2014) lalu merendam sebagian wilayah di Ibu Kota Kaltim ini.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO
Seorang pelajar SD Islam Darul Falah membuang lumpur yang menggenangi ruang belajarnya. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Banjir besar melanda Samarinda, Kamis (23/4/2014) lalu merendam sebagian wilayah di Ibu Kota Kaltim ini.

Banjir kali ini cukup tinggi dari biasanya sehingga merendam sejumlah fasilitas publik, termasuk sarana pendidikan.

Usai banjir, Sekolah Dasar Islam Darul Falah 2 yang terletak di Jalan KH Wahid Hasyim 2, Samarinda dipenuhi lumpur setinggi 10 sentimeter. Banjir memang merendam sekolah ini sehari sebelumnya.

Aktivitas belajar mengajar di sekolah ini diliburkan dan dialihkan menjadi kegiatan kerja bakti. Tak hanya guru dan siswa, sejumlah warga sekitar sekolah juga turut membantu membersihkan sisa lumpur yang melekat di lantai sekolah.

Baca: Waspada, Beberapa Jalan Protokol di Samarinda Masih Tergenang Banjir

“Banjir kali ini lebih tinggi dari biasanya. Meski ruang kelas sudah ditinggikan, tapi banjir kemarin sampai masuk ke dalam kelas setinggi selutut orang dewasa,” kata Kepala SD Islam Darul Falah 2 Samarinda, Ratna Sriwahyuni, Jumat (24/4/2015).

Mengenakan pakaian olahraga, siswa bahu membahu membersihkan lumpur yang menutupi kelas, halaman, hingga ruang guru. Sejumlah arsip penting sekolah ikut rusak dan kotor.

“Tadi kami berupaya menyelamatkan file-file yang rusak terkena lumpur. Ada yang bisa diselamatkan, ada pula yang terpaksa harus dibuang,” jelas Ratna. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved