Minggu, 12 April 2026

Berita Video

VIDEO – Inilah Pilot Pesawat Tempur Perempuan Pertama Milik Afghanistan

Niloofar Rahmani, 23, adalah seorang pilot pesawat tempur perempuan di Angkatan Udara Afghanistan

Penulis: Martinus Wikan | Editor: Martinus Wikan
youtube
inilah pilot pesawat tempur perempuan Afghanistan 

TRIBUNKALTIM.CO – Terbukti, bahwa negara Afghanistas, merupakan negara yang mendorong tidak adanya perbedaan perempuan dan laki-laki.

Hal ini terlihat dari pilot pesawat tempur negara ini tidak harus laki-laki dan negara ini mendorong perempuan Afghanistan untuk memiliki mimpi yang besar, salah satunya menjadi pilot pesawat tempur.

Niloofar Rahmani, 23, adalah seorang pilot pesawat tempur perempuan di Angkatan Udara Afghanistan. Dia bergabung dengan angkatan udara tahun 2009 dan lulus tes untuk memenuhi syarat sebagai pilot pesawat tempur pada tahun 2012.

(Simak juga: VIDEO – Bukan Musyrik, Sentuh Giok Ini Tubuh 85 Kg Pun Terasa Ringan)

Rahmani mengatakan ia pertama kali mulai bermimpi menjadi pilot saat menerbangakn laying-layang pada masa kecilnya. Dia mengatakan anak-anak Afghanistan itu senang menerbangkan layang-layang, hingga suatu saat Rahmani memiliki keinginan terbang sebas laying-layang.

 

"Ini adalah mimpi seorang anak. Ketika saya masih kecil, saya bermimpi untuk menjadi pilot. Saya pikir, di negara saya harus ada seseorang untuk memulainya. Saya harus mengubah kebiasaan, yakni 'perempuan tidak diperbolehkan'. Perlu ada seseorang untuk memecahkan dinding kaca sehingga akan lebih mudah bagi orang lain, "kata Rahmani.

Namun, menjadi pilot tidak mudah bagi seorang gadis Afghanistan. Rahmani telah melakukan upaya besar untuk memenuhi mimpinya, termasuk belajar bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan instruktur Amerika-nya.

Rahmani mengatakan dia sangat senang ketika dia memenuhi syarat untuk terbang pejuang independen pada tahun 2012.

"Saya pikir saya merasa lebih aman ketika saya di udara dan saya merasa benar-benar berbeda. Saya pikir itu hanya aku fokus di satu hal dalam hidup, sehingga tidak ada lagi yang mengganggu saya. Dan saya pikir ini adalah satu-satunya waktu dimana pikiran saya adalah senang, "kata Rahmani.

Gadis muda ini telah mendapat dukungan dari keluarganya, namun masih ada beberapa orang yang menentang karir gadis ini untuk menjadi pilot. Dia mengatakan Taliban pernah mengirim surat ancaman itu di awal 2013 ketika ia ditugaskan untuk misi di (Kabul.

(Simak juga:: VIDEO - Wow, Harga Pohon Gaharu Tembus Rp 250 Juta Perkilo)

"Mereka tidak ingin saya di sini lagi. Jadi mereka berpikir bagaimana membuat saya ingin berhenti. Saya menerima banyak panggilan telepon dan banyak ancaman namun semua saya abaikan, bahkan saya menerima asurat ancaman di rumah. Hal itu membuat hidup saya dan kehidupan keluarga saya sangat sulit, "kata Rahmani.

Rahmani mengatakan dia tidak akan pernah menyerah pada mimpinya, meskipun ancaman. Dia berharap kesuksesannya akan mendorong perempuan Afghanistan yang kurang beruntung untuk mencapai lebih banyak dan hidup lebih baik.

"Aku harus pergi jauh, jauh di masa depan saya, seperti masa depan yang sangat cerah, dan menjadi sesuatu untuk perempuan lain yang datang di belakang saya. Jadi rencana saya adalah seperti menjadi instruktur pilot segera untuk melatih generasi muda," kata Rahmani

 
 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved