Ruang Kerjanya Sederhana, Pj Gubernur Ini Bilang Oke Saja
Terhitung sudah satu bulan dua hari hari Triyono Budi Sasongko mengemban tugas sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Utara.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Terhitung sudah satu bulan dua hari hari Triyono Budi Sasongko mengemban tugas sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Utara.
Secara riil, sebagai provinsi baru Kaltara masih berusaha lepas dari bayang-bayang keterbatasan sejak dibentuk berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kaltara.
DI tengah keterbatasan tersebut, Triyono merasa tetap nyaman mengemban tugas yang ditinggalkan penjabat gubernur sebelumnya, Irianto Lambrie yang kini kembali menjabat Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur.
Wartawan Tribun Kaltim yang secara eksklusif menemui orang nomor satu Kaltara di ruang kerjanya yang sederhana tersebut, Jumat (22/5/2015). Triyono mengaku tak mempermasalahkan fasilitas ruang kerja yang serba sederhana.
Baca: Pj Gubernur Berkunjung, Pegawai Pemkab Kalang Kabut Bersihkan Mushalla
Berbeda saat menjadi Bupati Purbalingga selama dua periode (2000-2010). Begitu juga fasilitas mewah yang dinikmati di Kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) sebagai Sekretaris Utama.
"Saya pikir saya nyaman kerja di sini. Walaupun keterbatasan yang ada, tapi tidak mengganggu optimalisasi kerja kita-lah. Artinya tidak ada kendala, tidak ada hambatan terkait sarana dan prasarana," tutur pria kelahiran 5 Juni 1956.
Perlu diketahui, di ruang kerja Triyono, hanya terdapat satu buah kulkas satu pintu, dua sofa kapasitas tiga orang. Ditambah tiga kursi dilengkapi meja. Fasilitas tersebut sebagai tempat melayani tamu.
Meja dan kursi kerja Triyono berada di samping kursi-kursi tamu lengkap dua kursi bagi tamu ataupun pejabat yang menghadap. Di belakang kursi kerjanya, terdapat rak tempat penyimpanan plakat dan piagam penghargaan yang diraih Provinsi Kaltara.
Jika dibandingkan dengan ruang kerja Bupati di Kaltara, jelas ruang kerja Pj Gubernur Kaltara jauh lebih sederhana.
"Saya pikir oke saja. Dan saya ingin keberadaan saya bisa bermanfaat bagi Pemprov dan masyarakat Kaltara. Fasilitas ruang kerja tidak ada kendala. Saya pikir inilah adanya," ujarnya.
Fasilitas lain yang disediakan negara bagi seorang Penjabat Gubernur Kaltara adalah kendaraan dinas. Sebuah sedan Toyota Camry yang juga sempat digunakan Irianto Lambrie selama hampir dua tahun kini menjadi kendaraan kerja sehari-hari Triyono. Rumah jabatan juga disediakan.
"Kalau ini saya anggap sudah lebih dari cukup. Tetapi yang penting adalah integritas dan kemauan kuat bekerja untuk daerah ini," ungkap Triyono.
Disinggung soal perbedaan menjabat Bupati dan kini Penjabat Gubernur Triyono mengaku dua jabatan kepala daerah tersebut tak jauh berbeda.
Kedua jabatan tersebut menurutnya sama-sama butuh kerja keras dan pengabdian penuh bagi perkembangan daerah khususnya bagi penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan percepatan pembangunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/triyono-budi-sasongko_20150524_144551.jpg)