Jumat, 22 Mei 2026

Nasi Kuning Ini Begitu Gurih karena Bumbu Bali dan Santan Kental

Lebih menggugah lagi, lauk ikan haruan (ikan gabus) ditambah telur rebus ditaburi bawang goreng dan serundeng menambah selera di lidah.

Tayang:
TRIBUN KALTIM/ BUDHI HARTONO
Nasi kuning Arbayah di Samarinda yang lezat karena bumbunya Bali-nya yang medok, kuning kunyit dan kental santan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Nasi kuning merupakan favorit menu utama warga Kota Samarinda. Tentu punya rasa yang khas gurihnya. Meski tampilannya sederhana, namun kelezatannya tidak diragukan lagi.

Kuliner nasi kuning menjadi menu sederhana yang sering diburu penikmat warga Kota Tepian. Cita rasanya memang lain dari yang lain, nasinya gurih karena dimasak dengan santan kental.

Warna kuningnya dari kunyit yang terang menggoda selera. Aromanya yang gurih alami dipadu bumbu Bali, bawang merah dan putih, lombok kering serta jahe, menjadi menu khas suku banjar.

Lebih menggugah lagi, lauk ikan haruan (ikan gabus) ditambah telur rebus ditaburi bawang goreng dan serundeng menambah selera di lidah.

Tidak heran jika warga Samarinda, hampir setiap malam mengantre ditenda di pinggir jalan KH Achmad Dahlan, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota.

Depot Nasi Kuning Ibu Arbayah yang dijajakan, tepat berada di depan Kantor UPTD Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim No 27.

Irmawati merupakan penerus Arbayah sebagai pemilik depot kuliner nasi kuning, lontong sayur dan nasi pecel. Kata Irma, bahan untuk membuat nasi kuning seperti biasanya.

Proses pembuatan nasi kuning, Beras dikukus. Setelah mendidih, masukan kesumba yang mewarnai kuning nasi, kedalam santan.

Setelah itu dimasukkan ke beras yang sudah dikukus. Kemudian beras dikukus kembali.

Untuk bumbunya, lanjut dia, gunakan Bumbu Bali, bawang merah dan putih, lombok kering, jahe, garam, gula pasir dan merah.

"Semua bumbu digiling lalu digoreng dulu," kata Irmawati, kepada Tribun, Senin (18/5/2015).

Menu yang yang juga cukup digemari, lontong sayur.

Kuah lontong sayur menggunakan labu siam ditambah kacang panjang. Setelah mendidih, pembuatan bumbu beri air santan dan juga pake Bumbu Bali.

Soal harga, kata Irmawati, menu nasi kuning dan lontog sayur terbilang sangat terjangkau. Harga nasi kuning, harganya 10 ribu pakai telur.

Untuk tambah menu daging, ayam, ikan gabus dan ikan tongkol dibanderol Rp 11 ribu.

Depot Nasi Kuning Arbayah mulai buka pukul 3 sore hingga jam 3 pagi hari.Setiap hari menghabiskan 30 kilo bahan atau sekitar 300 porsi.
Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved