Kesehatan
Selain Diabetes, Ini Pengaruh Buruk Gula
Walaupun nikmat di lidah, makanan yang tinggi gula mengandung lebih banyak kalori dan miskin unsur nilai gizi.
TRIBUNKALTIM.CO -Anda suka manis ? Tentu semua orang suka manis.Tapi rasa manis apa dulu, bila anda menyukai rasa manis karena ada campuran gula. Maka anda harus waspada bila makan gula berlebihan.
Karenanya, makan terlalu banyak gula tidak hanya menyebabkan penambahan berat badan, tetapi juga menimbulkan berbagai masalah lain. Salah satunya adalah keriput.
Walaupun nikmat di lidah, makanan yang tinggi gula mengandung lebih banyak kalori dan miskin unsur nilai gizi.
Seperti dilansir KlikDokter.com, ketika Anda mengonsumsi gula atau makanan tinggi glikemik.(Baca juga: 9 Tips Ajarkan Anak Berpuasa )
Entah itu dalam bentuk apel atau sepotong kue, tubuh akan menghancurkan karbohidrat menjadi glukosa dan menyebabkan kenaikan insulin.
Saat insulin naik, dapat terjadi ledakan peradangan di dalam tubuh.
Peradangan tersebut memproduksi enzim yang dapat memecah kolagen dan elastin.(Baca juga: Cadas, Wanita ini Tetap Bertanding Walau Hidungnya Patah )
Dua protein serat yang bertugas menjaga kulit tetap kencang serta elastis. Setelah rusak, kolagen dan elastin menjadi rapuh sehingga menyebabkan kulit mengendur.
Gula yang dicerna juga dapat melekat secara permanen pada kolagen kulit melalui proses yang dikenal sebagai glikasi.
Selain meningkatkan efek penuaan, glikasi dapat memperburuk kondisi kulit, misalnya jerawat. Tak heran bila semakin banyak gula yang Anda konsumsi, semakin Anda akan mengalami resistensi insulin.
Meski demikian, tidak ada kata telat bagi Anda yang ingin mengubah gaya hidup. Bagaimana caranya? Penjelasan selengkapnya di halaman selanjutnya. (Baca juga: Tangisan Pirlo Usai Final Liga Champions )
Mulai sekarang aturlah asupan gula yang masuk ke dalam tubuh. American Heart Association (AHA) telah merekomendasikan asupan gula yang sehat, yakni pria 36 gram atau 9 sendok teh untuk wanita 20 gram atau 5 sendok teh dan anak-anak 12 gram atau 3 sendok teh.
Jika memang Anda merasa sulit untuk mengurangi gula. Bisa mengganti gula biasa dengan pemanis pengganti gula, dengan rasa manis lebih dari 10 kali lipat dan jumlah kalori 0 (atau tidak mengandung kalori sama sekali).
Selain itu, perbanyaklah konsumsi sayur dan buah yang kaya antioksidan. Jangan lupa untuk minum air putih secara cukup untuk menjaga hidrasi kulit, karena kulit yang mengalami dehidrasi akan mudah timbul kerutan halus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-gula_20150607_151450.jpg)