Minggu, 12 April 2026

Angin Puting Beliung

Kunjungi Korban Bencana, Walikota Instruksikan Perbaikan Rumah

“Saya mohon maaf baru kesini, kebetulan kemarin saya dinas luar kota. Tapi langsung pulang setelah mendapat kabar ini,” ungkap Walikota.

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Bencana puting beliung di Kelurahan Bontang Kuala, mendapat perhatian khusus dari pasangan Walikota Bontang Adi Darma dan Wakil Walikota, Isro Umarghani.

Selang 2 jam setelah kunjungan Komisi I DPRD Bontang, giliran Walikota dan Wawali mengunjungi korban bencana di Bontang Kuala.

Tidak tanggung-tanggung, Adi-Isro yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekkot) HM Syirajuddin, membawa serta puluhan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di lingkungan Pemkot Bontang. Diantaranya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tavip Nurgoho. (Baca juga: Disosnaker Bontang Salurkan Bantuan Makanan dan Selimut )

Dalam kunjungan, Adi Darma menyempatkan diri berdialog dengan warga korban bencana, menyampaikan permohonan maaf karena baru mengunjungi korban bencana.

Saat kejadian, Minggu (7/6/2015), Walikota mengaku sedang dinas luar kota, namun langsung memutuskan balik ke Bontang setelah mendapat informasi adanya kejadian puting beliung di Bontang. (Lihat juga: VIDEO - Mengerikan, Bocah Tenggelam Malah Ditertawakan )

“Saya mohon maaf baru kesini, kebetulan kemarin saya dinas luar kota. Tapi langsung pulang setelah mendapat kabar ini,” ungkap Walikota.

Adi Darma berharap warga yang terkena dampak angin puting beliung bersabar menerima cobaan dari Yang Kuasa. Pemerintah, lanjut Adi akan mengerahkan segala sumber daya untuk melakukan perbaikan atas kerusakan yang timbul.(Baca juga: Pemkot Bontang Segera Bantu Korban Angin Puting Beliung )

“Saya sudah intruksikan supaya segera dilakukan perbaikan. Jadi mohon sabar menerima cobaan ini,” pesannya.

Sebagai bukti keseriusan pemerintah, pada kesempatan itu Walikota didampingi Wawali Isro Umarghani secara simbolik menyerahkan bantuan seng dan paket sembako kepada korban bencana.

Adi berharap, upaya perbaikan terhadap 31 rumah warga yang rusak dapat dilaksanakan secara swadaya dengan dukungan material dari pemerintah.

“Kalau bisa perbaikan rumah dikebut supaya bisa rampung sebelum masuk puasa. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved