Kriminal
Waspada! Aksi Begal Mulai Merambah Ibukota Kaltim
Baru-baru ini, kejadian tersebut terjadi di Jl Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur.
Penulis: Christoper Desmawangga |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bagi Anda yang kerap masih berada di jalanan pada tengah malam, wajib waspada. Pasalnya, belum lama ini terdapat kasus pencurian dengan kekerasan atau begal yang marak terjadi di daerah Pulau Jawa.
Pelaku begal pun tidak hanya melakukan pencurian saja, melainkan juga tidak segan untuk melukai korbannya jika tidak memberikan apa yang mereka inginkan.
Baru-baru ini, kejadian tersebut terjadi di Jl Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur.
Kejadian terjadi pada sekitar pukul 23.30 Wita, pada Sabtu (6/6/2015) lalu. Ketika itu, korban atas nama Nurlaila (31), warga Jl RE Martadinata, Gang Raudah 1, RT 11 No 1, Kelurahan Teluk Lerong, bersama dengan M Yusuf (25) sedang melintas di jalan tersebut. Namun ternyata dirinya telah diikuti oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor.
"Saya melintas di Jl Untung Suropati, saya kira hanya orang yang akan melintas dan melawati kami saja, tapi tiba-tiba langsung narik tas saya," jelasnya, Selasa (9/6/2015).
LIHAT juga: Video - Hebat, Korban Melawan dan Tabrak 2 Begal Hingga Terlempar
Dari keterangan kepolisian, pelaku langsung memepet motor korban di sisi sebelah kiri motor dari belakang. Pada saat itu korban masih sempat melakukan perlawanan dengan menahan tasnya agar tidak direbut oleh tersangka, namun seketika itu juga tersangka mengeluarkan senjata tajam dan langsung melukai tangan kiri korban, yang mengakibatkan terjadinya luka sobek di pergelangan tangan Nurlaila.
Dari kejadian tersebut mengakibatkan raibnya sejumlah barang benda yang terdapat di tas korban dan sejumlah uang tunai. Barang-barang korban yang raib di bawa oleh tersangka yakni 2 unit telepon genggam, 1 buah dompet yang berisi STNK kendaraan roda dua, KTP, buku rekening tabungan beserta dengan kartu ATM dan sejumlah uang tunai senilai Rp 150.000, dengan total kerugian mencapai Rp 1.650.000.
Kejadian tersebut pun tengah ditangani oleh jajaran Reskrim Polresta Samarinda untuk menangkap pelaku pembegalan.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Slamet Ramelan mengungkapkan jika saat ini pihaknya tengah menindaklanjuti laporan tersebut.
"Tengah kami tindak lanjuti laporan tersebut dan terus kami lakukan pengembangan terhadap kasus ini," imbuhnya.
Dia pun meminta kepada warga agar mengindari melintas di jalan-jalan yang sepi, terutama pada malam hari, terlebih lagi dia menekankan agar tidak sering-sering untuk jalan pada saat tengah malam.
"Terus tingkatkan kewaspadaan, terlebih jika berada di jalanan yang sepi pada malam hari, sesegera mungkin untuk menghindari jalan tersebut, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," terangnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-begal_20150609_182410.jpg)