Rabu, 8 April 2026

Berita Video

VIDEO- Serangan Bom Taliban ke Gedung Parlemen Afghanistan

Sebuah bom mobil bunuh diri meledak keras di depan gedung parlemen Afghanistan, Senin (22/6). Ledakkan itu terjadi saat ada rapat di gedung itu.

youtube.com
Ketua Parlemen Afghanistan Ibrahimi sedang diamankan satuan pengaman parlemen, pasca-ledakan bom di depan gedung, Senin (22/6). 

SEBUAH bom mobil bunuh diri meledak di luar gedung parlemen Afghanistan, Senin (22/6), sebagai tanda diawali serangan tujuh orang Taliban bersenjata ke sasaran pemerintah. Dalam rekaman mengerikan dari stasiun televisi Afghanistan, Tolo News, saat ledakan batu-batuan bangunan terlihat secara jelas berterbangan, termasuk menggetarkan speaker anggota DPR Afghanistan Abdul Rauf Ibrahimi.

Disini Videonya:

Seperti ditulisa dalam situs huffingtonpost.com, Selasa (23/6), Ibrahimi tampak tenang dan tegar melanjutkan pidatonya di tengah jeritan panik dan luapan debu ledakan bom itu. Dia hampir tidak bergerak dari tempat duduknya dan memberitahu orang-orang agar tidak takut.

Dia berusaha melanjutkan pidatonya untuk memperkenalkan seorang calon menteri pertahanan baru di Afghanistan Mohammad Masoom Stanekzai. Para tamu dan undangan pun mulai berhamburan dan menyelamatkan diri.

Ibrahim tampak bersikpa wajar, hal itu diduga karena dia bernanggapan bahwa ledakan itu bukan bom, demikian laporan NBC saat Ibrahimi mengatakan bahwa itu hanyalah akibat listrik hubungan pendek saja.

Ibrahimi adalah mantan pejuang mujahidin kemudian berubah menjadi politisi di Afghanistan, The Washington Post mencatat, saudaranya, ayah dan keponakan semua tewas secara tragis dalam pemboman bunuh diri di sebuah acara olahraga pada tahun 2013.

Anggota parlemen berkumpul pada hari Senin itu untuk pemungutan suara pemilihan terhadap menteri pertahanan baru Afghanistan. Kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid The Associated Press para anggota parlemen itu adalah target serangan mereka.

Pasukan keamanan berhasil menghalau serangan itu, menewaskan tujuh penyerang, yang berusaha menyerbu gedung. Seorang wanita dan seorang gadis 10 tahun tewas dalam ledakan itu, menurut juru bicara kementerian dalam negeri, sementara setidaknya 31 lainnya terluka. (priyo suwarno)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved