Rabu, 3 Juni 2026

Berita Eksklusif

Gubernur Ini Ingin Tepian Mahakam seperti Singapura

Sungai Mahakam yang membelah wilayah Kota Samarinda merupakan salah satu ikon Provinsi Kalimantan Timur.

Tayang:
Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Warga mengunjungi lampion Teluk Lerong Garden Tepian Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sungai Mahakam yang membelah wilayah Kota Samarinda merupakan salah satu ikon Provinsi Kalimantan Timur.

Tak lengkap rasanya ke Kaltim, jika belum melihat Sungai Mahakam. Sayang, potensi keindahan alam yang dimiliki Kota Samarinda ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk menarik wisatawan.

Penataan kawasan Tepian Mahakam masih dianggap kurang optimal. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak pun mengaku belum puas dengan penataan Tepian Mahakam yang dilakukan Pemkot Samarinda selama ini.

Terkait penataan Tepian Mahakam, Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda telah sepakat membagi wilayah. Pemprov menata mulai depan Kantor Gubernur hingga SPBU di Jalan RE Martadinata, Teluk Lerong. Sisanya, dari Teluk Lerong hingga Jembatan Mahakam menjadi kewajiban Pemkot menata.

Baca: Supaya tak Kumuh, Warga Ingin Tepian Jadi Taman

Awang menyoroti kawasan Tepian Mahakam yang belum tertata. Parkir di area taman dan badan jalan dinilai Awang memunculkan kesan kumuh.

"Saya sudah sarankan dari dulu bangun tempat parkir. Minimal empat pool lah. Tapi belum dilaksanakan sampai sekarang," ujarnya.

Awang pun memiliki sejumlah gagasan menata kawasan Tepian Mahakam. Gagasan tersebut tertuang dalam bentuk memasang beberapa lampion di Tepian Mahakam yang persis berada di depan Kantor Gubernur.

"Saya ingin kawasan Tepian Mahakam menjadi lebih cantik. Kota Samarinda menjadi cantik," paparnya.

Gagasan lainnya yakni membangun monumen fosil ulin raksasa. Fosil ulin yang ditemukan di Desa Purwajaya, Kutai Kartanegara diharapkan menjadi ikon Kaltim yang pernah dikenal sebagai penghasil kayu.

Baca: Shaggydog Hibur Warga Kota Tepian di Big Mall

"Sepanjang Mahakam itu dipasang bangku-bangku yang nyaman untuk orang bersantai. Tempat untuk pejalan kaki. Tapi yang utama ya tadi. Harus ditata secara tertib. Bila perlu buat Perdanya biar tidak parkir dan jualan sembarangan," saran Awang.

Sungai Mahakam diakui Awang memiliki potensi wisata layaknya di Singapura dan Thailand.

"Coba lihat Bigmall. Itu sudah menerapkan saran saya. Anda bisa makan di restauran yang menghadap sungai. Luar biasa cantiknya. Makan di sana serasa makan di Singapura dan Thailand," beber Awang.

Kepala Dinas Perhubungan Samarinda Abdullah membenarkan Pemkot dan Pemprov telah berbagi kewajiban menata Tepian Mahakam.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved