Kamis, 23 April 2026

Kisah Pilu Gadis Cilik Engeline

Christotopher Curigai SMS Yvonne Minta Uang Tebusan Penculikan Engeline

"Dana (Rp 150 juta) tidak ditransfer karena timbul kecurigaan. Dia (Yvonne, Red) mengaku terima terima SMS jam 01.41 Wita terus difoward jam 01.42."

(Tribun Bali/Rizal Fanany)
Christina Scarborough (kiri) menemani Yvonne Telly Megawe (kanan), kakak tirinya, usai menjalani pemeriksaan di Diteskrimum Polda Bali, Denpasar, Jumat (19/6/2015).(Tribun Bali/Rizal Fanany) 

Ia menuturkan, jumlah SMS antara Yvonne dan Christopher sekitar sepuluh SMS.

Isi SMS itu antara lain meneruskan pesan singkat dari orang yang diduga penculik Engeline.

Berikut bunyi pesan dari sang penculik: "Kenapa uangnya belum dikirim? Segera transfer uangnya kalau mau Engeline selamat".

"Katanya Yvonne, ini (SMS) dari penculiknya. Salah satu bunyi SMS-nya meminta segera menstranfer uang kepada penculiknya. Nanti saja setelah BAP (berita acara pemeriksaan) akan memberikan keterangan lagi," kata Harris Arthur.

Terkait bantahan Yvonne adanya komunikasi dengan Christopher. Harris mengaku, hal itu merupakan hak Yvonne namun, ia mempunyai bukti komunikasi tersebut.

Laporkan Ancaman Permintaan Uang

Terpisah penasihat hukum keluarga Margriet, Jefri Moses Kam mengatakan, Yvonne memang telah melaporkan adanya ancaman dan permintaan uang tebusan itu pada pihak kepolisian. Bahkan, pesan singkat yang masuk ke ponsel Yvonne bukan hanya dari satu orang.

"Seluruh sms itu telah disampaikan kepada kepolisian. Silahkan trash saja dengan pihak kepolisian," ujar Jefri.

Ia mengatakan, bukanlah hal yang aneh jika Yvonne menyampaikan adanya pesan singkat dari penculik pada Christopher. Pasalnya, Christopher juga bersimpati untuk membantu keluarga Megawe untuk mencari Engeline.

"Silakan ditrack juga rekening yang diberikan pada Christopher itu," ucap Jefri.

Kuasa hukum lainnya, Aldres Napitupulu berharap, oknum-oknum yang selama ini berusaha menciptakan skenario untuk menyudutkan kliennya agar segera berhenti.

"Selama ini mereka ngarang ada keterlibatan Yvonne dan Margriet. Sekarang buktinya tidak ada malah ngarang skenario baru. Kita mau fokus k pembunuhan atau sms sih," kata Aldres sembari tersenyum. (Tribun Bali/SUI)

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page  fb TribunKaltim.co  atau follow twitter  @tribunkaltim


Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved