Peculikan

Penculik Bayi Mengaku Baru Melahirkan di Dukun Beranak

“Saya semakin curiga karena bayi itu hanya diberi air putih dari dot, dan bukan susu formula. Pelaku menyebutkan air susu ibunya belum keluar"

Penculik Bayi Mengaku Baru Melahirkan di Dukun Beranak
TRIBUN JABAR/DEDDI RUSTANDI
Jajaran Polres Sumedang telah berhasil menemukan bayi (berselimut orange) yang diculik dan penculiknya sudah diamankan, Kamis (9/7/2015). (TRIBUN JABAR/DEDDI RUSTANDI) 

TRIBUNKALTIM.CO - Terungkap dan tertangkapnya kasus penculikan Nauval Ramdani, bayi berusia 11 hari di Sumedang, Jawa Barat bermula dari kecurigaan Neni Nurhayati alias Nur (23) terhadap Alin Sepriana (23), pelaku yang mengontrak rumah tak jauh dari tempat tinggalnya.

Pelaku yang mengontrak kamar seharga Rp 350 ribu per bulan itu datang mengendong bayi dan mengaku baru melahirkan dari paraji atau dukun beranak. Tapi Nur melihat gelagat mencurigakan, karena pada pelaku tak terlihat seperti usai melahirkan.

Nur yang sehari-hari jualan kolak di Taman Endog dan tinggal tak jauh dari rumah kontrakan penculik bayi di Babakan Perikanan, Talun Kaler, Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara mengaku sempat melihat kondisi bayi ke kamar kontrakan karena menangis terus.

“Saya semakin curiga karena bayi itu hanya diberi air putih dari dot, dan bukan susu formula. Pelaku menyebutkan air susu ibunya belum keluar. Kecurigaan saya semakin menjadi karena ketika dibuka pakaianya, bayi itu sudah puput pusarnya padahal mengaku baru dilahirkan," kata dia.

(TRIBUN JABAR/DEDDI RUSTANDI) - Priatna Kurnia (21) dan Nani Maryani (21) harus kehilangan bayi laki-laki berusia 11 hari, Selasa (7/7/2015) pukul 11.00 WIB, dan langsung melaporkannya ke Mapolsek Sumedang Selatan.

BACA JUGA:  Duh, Bayi Umur 11 Hari Diculik Perempuan Berjilbab dan Berseragam PNS


Atas kecurigaan itu, Nur melapor ke temannya kemudian memberi informasi ke polisi dan akhirnya pelaku penculikan asal Tanjungsari tertangkap.

"Tukang kolek ini curiga ada ibu yang mengaku baru dua hari melahirkan bayi, tapi tak ada aktivitas seperti orang yang melahirkan seperti banyak popok yang dijemur," kata Ketua Tim Khusus Pengungkapan Penculikan bayi yang juga KBO Satreskrim Polres Sumedang Iptu Wahidin Agusni kepada TribunJabar.co.id, Kamis (9/7/2015).

Halaman
12
Editor: Domu D.Ambarita
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved