Kamis, 16 April 2026

Peculikan

Penculik Bayi Mengaku Baru Melahirkan di Dukun Beranak

“Saya semakin curiga karena bayi itu hanya diberi air putih dari dot, dan bukan susu formula. Pelaku menyebutkan air susu ibunya belum keluar"

TRIBUN JABAR/DEDDI RUSTANDI
Jajaran Polres Sumedang telah berhasil menemukan bayi (berselimut orange) yang diculik dan penculiknya sudah diamankan, Kamis (9/7/2015). (TRIBUN JABAR/DEDDI RUSTANDI) 

TRIBUNKALTIM.CO - Terungkap dan tertangkapnya kasus penculikan Nauval Ramdani, bayi berusia 11 hari di Sumedang, Jawa Barat bermula dari kecurigaan Neni Nurhayati alias Nur (23) terhadap Alin Sepriana (23), pelaku yang mengontrak rumah tak jauh dari tempat tinggalnya.

Pelaku yang mengontrak kamar seharga Rp 350 ribu per bulan itu datang mengendong bayi dan mengaku baru melahirkan dari paraji atau dukun beranak. Tapi Nur melihat gelagat mencurigakan, karena pada pelaku tak terlihat seperti usai melahirkan.

Nur yang sehari-hari jualan kolak di Taman Endog dan tinggal tak jauh dari rumah kontrakan penculik bayi di Babakan Perikanan, Talun Kaler, Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara mengaku sempat melihat kondisi bayi ke kamar kontrakan karena menangis terus.

“Saya semakin curiga karena bayi itu hanya diberi air putih dari dot, dan bukan susu formula. Pelaku menyebutkan air susu ibunya belum keluar. Kecurigaan saya semakin menjadi karena ketika dibuka pakaianya, bayi itu sudah puput pusarnya padahal mengaku baru dilahirkan," kata dia.

(TRIBUN JABAR/DEDDI RUSTANDI) - Priatna Kurnia (21) dan Nani Maryani (21) harus kehilangan bayi laki-laki berusia 11 hari, Selasa (7/7/2015) pukul 11.00 WIB, dan langsung melaporkannya ke Mapolsek Sumedang Selatan.

BACA JUGA:  Duh, Bayi Umur 11 Hari Diculik Perempuan Berjilbab dan Berseragam PNS


Atas kecurigaan itu, Nur melapor ke temannya kemudian memberi informasi ke polisi dan akhirnya pelaku penculikan asal Tanjungsari tertangkap.

"Tukang kolek ini curiga ada ibu yang mengaku baru dua hari melahirkan bayi, tapi tak ada aktivitas seperti orang yang melahirkan seperti banyak popok yang dijemur," kata Ketua Tim Khusus Pengungkapan Penculikan bayi yang juga KBO Satreskrim Polres Sumedang Iptu Wahidin Agusni kepada TribunJabar.co.id, Kamis (9/7/2015).

Apalagi pada hari Rabu, sehari sebelumnya, tukang kolek ini mendengar kabar adanya penculikan bayi di rumah sakit umum Sumedang.

BACA JUGA: Inilah Kronologis Penyanderaan Siswi SDN Gresik

 
(SURYA / SUGIYONO) - Siswi SD Negeri Tlogopatut II Gresik disandera di area Kodim 0817 Gresik, Rabu (17/12/2014).
 
 

Kami hantarkan berita terbaru, unik dan menarik secara gratis hadapan anda melalui jejaring sosial, cukup likes fan pages  facebook TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim

 

"Karena curiga ada tetangga baru yang membawa bayi itu ia memberi tahu temannya dan temannya mengontak polisi. Berbekal informasi itu saya dan beberapa anggota mencari tukang kolek," kata Wahidin.

Tukang kolek yang sedang jualan di taman Endog ini dijemput dan diajak ke kamar kontrakannya di Tegalkalong. Setelah memastikan pelaku ada dikontrakan polisi langsung menyergap dan melihat ada bayi yang tertidur di lantai dengan alas tipis dari koran.BACA JUGA: Moms, Modus Baru Penculikan Anak: Hati-hati dan Titip Anakku ya

"Saya memastikan dengan melihat foto bayi sebelum hilang yang ada di ponsel dan setelah mirip kemudian membuka pakaian dan dipantatnya ada tanda lahir plek warna biru. Mirip dengan ciri-ciri bayi yang hilang," katanya.

Pelaku kemudian ditahan dan dibawa ke Mapolres berikut dengan suaminya yang terkaget-kaget mengatahui istrinya sebagai penculik bayi.

Bayi Menguning tapi Sehat

Pelaku ditangkap di kamar kontrakan saat bersama bayi Nauval Ramdani. Saat ditangkap suami pelaku juga ada dan sempat kaget dengan penggerebekan yang dilakukan polisi.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved