Kebakaran
Uang Puluhan Juta Hangus Terbakar, Keluarga Ini Batal Mudik
Bu Mat dan keluarga batal mudik untuk merayakan lebaran bersama keluarga besar di Madura, Jawa Timur.
Penulis: tribunkaltim |
Laporan wartawan Tribun Kaltim Amalia Husnul A'rofiati, Rudy Firmanto, dan Siti Zubaidah
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bu Mat dan keluarga batal mudik untuk merayakan lebaran bersama keluarga besar di Madura, Jawa Timur.
Uang sejumlah Rp 20 juta yang sudah lama ditabung, tiba-tiba hangus dalam kebakaran yang menimpa kediamannya dan belasan rumah lainnya di kawasan RT 22 Strat II, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, Senin (13/7/2015) siang.
Semula Mat sekeluarga akan mudik usai lebaran. Namun mengingat sebagian rumah dan harta bendanya ludes terbakar, tencana Mat bersama istri dan anak-anak memboyong keluarga mudik Lebaran juga terpaksa dibatalkan.
"Mau bagaimana lagi. Rumahnya sudah habis begini. Uangnya ada di rumah. Saya memang tidak pernah nyimpan di bank. Rencana setelah Lebaran kami mau pulang. Ini tadi semua keluarga di kampung sudah nelepon, ya batal," kata Mat kepada Tribun Kaltim.
Siang itu, Mat tengah mengantarkan istrinya, Bu Mat memijat di kompleks perumahan Wika.
"Pas, siang-siang pulang, sampai di gang itu, saya lihat apinya sudah tinggi. Saya mau ngambil, dilarang sama ibunya," kata Mat.
Musibah kebakaran ini menghanguskan 19 bangunan rumah milik 35 keluarga yang terdiri atas 106 jiwa. Bu Mat bahkan sempat diungsikan ke rumah saudaranya lantaran pingsan ketika mengetahui rumahnya beserta isinya habis terbakar.
Seorang warga pingsan mengetahui rumahnya habis terbakar, Senin (13/7/2015) di kawasan RT 22 Straat II, Balikpapan Utara, Kaltim.
Baca: BREAKING NEWS - Sembilan Rumah Hangus Terbakar
Perlahan ia sadar dan sore kemarin, sudah kembali ke sekitar rumahnya. Mat tidak tahu di mana istrinya tidur pascakebakaran.
"Kalau saya laki-laki, mau tidur di mana saja gampang. Tapi, ibunya. Kasihan," katanya. Penyesalan juga terucap dari Eka, anak Bu Mat.
"Habis sudah tabungan mamaku Rp 20 juta. Nggak ada orang di rumah, lagian api cepat sekali membesar dan merembet ke sebelah," kata Eka kepada Siti Masnonah.
Eka dan Siti sama-sama menjadi korban kebakaran yang terjadinya hampir bersamaan dengan kumandang adzan Dzuhur, Senin (13/7/2015) sekitar pukul 12.30 wita.
"Ibu saya sedang mijit orang saat kebakaran. Saya sendiri pas lagi keluar, dikabarin kebakaran. Datang ke rumah sudah besar apinya," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kebakaran-straat-ii-1_20150714_110721.jpg)