Jumat, 10 April 2026

PDAM Terancam Stop Produksi karena Intrusi Air Laut

"Jika di atas angka itu kita tidak berani, resiko kita stop, tidak berproduksi.

Penulis: Nevrianto |
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Pegawai laboratorium PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda, memeriksa kadar garam (klorida) di Pos Intrusi Intake PDAM Teluk Lerong, Jalan RE Martadinata, Samarinda, Kamis (30/7/2015). Masyarakat diharapkan tidak panik, karena berdasarkan pengecekan air laut pukul 13.30 Wita hanya di intake kawasan Pulau Atas kandungan klorida hasilnya 325 Ppm, di atas standar ambang baik WHO 250 Ppm. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pasca dinyatakannya air laut mengalami intrusi, hingga menyentuh angka 1000 Ppm, Rabu (29/72015), para pegawai PDAM Tirta Kencana Samarinda tampak bersiaga di Posko Intake PDAM Teluk Lerong Samarinda, Kamis (30/7/2015).

Dalam beberapa waktu, radio Handy Talky (HT) mengeluarkan bunyi keadaan air Sungai Mahakam saat intrusi.

"Sejak hari pertama bertugas, kita terus memantau, bergantian piket. Syukurnya kami menjaga dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore," ujar Nur Asiah, pegawai PDAM Bagian Laboratorium, didampingi rekannya K.D Astuti, Adi Suhendri, dan Amie Z.

Para pegawai PDAM tersebut sambil memperlihatkan Gelas Ukur, Labu Erlenmeyer, Bjret Cokelat, Bealer Glass, dan Pipet sebagai alat mengukur kadar klorida air Sungai Mahakam.

Direktur Teknik PDAM Tirta Mahakam Samarinda, Said Abdul Hamid mengutarakan, intake PDAM di Palaran sudah jalan, karena sudah diambang baik sesuai kategori World Health Orgaization (WHO) 250 Ppm.

"Jika di atas angka itu kita tidak berani, resiko kita stop, tidak berproduksi. Seperti yang terjadi di Pulau Atas kadar klorida 325 Ppm pada pukul 13.30 Wita," ujarnya.

Ia mengajak masyarakat tenang dan berdoa hujan segera mengguyur Kota Samarinda.

"Jika masih di atas ambang baik, PDAM juga siapkan layanan gratis keran umum di intake yang kadar kloridanya tinggi. Begitu mendekati 250 Ppm untuk dikonsumsi menurut WHO maka diharapkan masyarakat bisa untuk berbagi air yang masih tidak berasa asin,"

"Kami masih bersiap mengecek sampai air Sungai Mahakam diambang aman dari kadar klorida 250 Ppm. Semoga hujan di kawasan hulu Sungai Mahakam, sehingga saat air Sungai Mahakam pasang tiga kali dalam sehari bisa mengurangi kadar klorida," ujar Said.

Ia juga mengimbau masyarakat selalu berhemat air.

"Bagi yang punya penampungan harap menampung seperlunya. Kami atas nama manajemen PDAM juga memohon maaf jika karena intrusi ini suatu saat akan digilir pelayananannya. PDAM menyediakan 12 titik Posko Intrusi di setiap intake PDAM, bahkan pagi hingga siang, tim dari PDAM langsung menelusuri Sungai Mahakam mulai dari kawasan Pulau Atas sampai perbatasan Kabupaten Kukar," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved