Kurang dari Satu Bulan, Buku Biografi Andy Noya Sudah Cetak Ulang Ketiga
Semula pre-order buku diprediksi hanya 250 eksemplar. Namun antusiasme penggemar Andy Noya sangat besar.
TRIBUNKALTIM.CO - Hanya dalam waktu kurang dari satu bulan, buku biografi "Andy Noya Kisah Hidupku" yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas Juli 2015, sudah mengalami cetak ulang ketiga.
Buku itu merupakan hasil kolaborasi Andy F Noya dan Robert Adhi Ksp yang dicetak setebal 420 halaman.
Promosi yang dilakukan Andy Noya dan Penerbit Buku Kompas melalui Facebook dan Twitter membuat pemesan pre-order membludak.
Semula pre-order buku diprediksi hanya 250 eksemplar. Namun antusiasme penggemar Andy Noya sangat besar. Jumlah pemesan buku melalui pre-order lebih dari 1.500.
"Ini benar-benar di luar prediksi," kata Patricius Cahanar, Manajer Eksekutif Penerbit Buku Kompas dalam keterangan yang diterima Kompas.com.
BACA: Jubir SBY Minta Pertanyaan Soal Anas Ditiadakan, Andy F Noya Menolak
Dalam Sekapur Sirih, Andy Noya menulis, "Empat tahun lalu, sahabat saya, Robert Adhi Ksp, nyeletuk 'Kick Andy selalu mengangkat kisah orang-orang yang sangat inspiratif. Tetapi banyak penonton yang tidak tahu kisah hidup pembawa acaranya'."
Pada awalnya Andy Noya hanya tersenyum menanggapi komentar Adhi Ksp. Namun akhirnya Andy Noya setuju kisah hidupnya ditulis.
Buku ini sempat terkatung-katung dua tahun karena Andy Noya merasa waktunya belum pas. Pada akhir 2014, Andy Noya mengajak Adhi Ksp untuk merampungkan biografinya. Buku biografi pembawa acara Kick Andy ini pun akhirnya selesai dan beredar di toko buku Gramedia di seluruh Indonesia dan toko buku online.
Buku ini diberi kata pengantar oleh Jakob Oetama (Pemimpin Umum Harian Kompas) dan Surya Paloh (Chairman Media Group) itu mengungkapkan sosok Andy Noya yang inspiratif.
Pada masa kecil sampai saat kuliah. Andy Noya mengalami kehidupan yang pahit. Namun dengan tekad yang kuat, Andy mampu keluar dari masa kelam. Dia mendalami lentera jiwanya di bidang jurnalistik dan akhirnya dipercaya menjadi pemimpin redaksi surat kabar Harian Media Indonesia.
BACA: Novelis Alia Zalea Sapa Penggemarnya di Big Mall
Andy Noya ikut merintis pendirian stasiun televisi Metro TV dan pernah menjadi pemimpin redaksinya. Untuk memenuhi lentera jiwanya, Andy mengundurkan diri dari Metro TV meski tidak disetujui Surya Paloh.
Andy bersikukuh mundur pada saat berada di puncak. Dia meninggalkan zona nyaman dan mendirikan Kick Andy Foundation, yayasan yang memfokuskan diri membantu masyarakat yang tidak mampu.
Buku ini terdiri dari 11 bagian, yang merupakan episode-episode kehidupan Andy Noya. Empat bab pertama diawali dengan masa kecil di Surabaya dan kehidupannya yang serba kekurangan, sampai pada kehidupan Andy di jalanan yang membuat dia melakukan kenakalan yang menjurus ke aksi kriminal, serta kegemarannya menonton ludruk dan mengintip orang pacaran di kebun binatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/cover-buku-andy-noya_20150807_175006.jpg)