Jumat, 17 April 2026

Pembunuhan Sadis

Tersangka Penggal Kepala Ririn Karena Kesal Dikejar-kejar

"Menurut informasi, tersangka adalah mantan pacar korban," ujar Agus.

Penulis: Rahmad Taufik |
ISTIMEWA
Polisi melaksanakan evakuasi mayat perempuan yang ditemukan tanpa kepala di Sungai Mahakam, Selasa (4/8/2015). Jenazah yang belum diketahui identitasnya ini diduga adalah korban pembunuhan sadis. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pembunuh Mrs X, Id (26), ditangkap tim gabungan Polres Kukar dan Polsek Kota Bangun di Kampung Blempu Ulaq, Barong Tongkok, Kutai Barat, Kalimantan Timur, Jumat (7/8/2015) sekitar pukul 15.00.

Tersangka Id merupakan tenaga honor di Pemerintah Kabupaten Kukar.

"Tersangka pembunuh Ririn (18) sudah ditangkap tadi sore. Keterangan pers tentang pengungkapan kasus ini akan digelar malam ini," kata AKBP Handoko, Kapolres Kukar melalui Paur Subag Humas Polres Kukar Aiptu Agus Priyono kemarin.

Hingga tadi malam, tersangka masih dalam perjalanan dari Kubar menuju Kota Bangun. Rencananya, tersangka akan menunjukkan tempat kepala korban dibuang di Loa Duri, Kecamatan Loa Janan.

Keberhasilan polisi dalam mengungkap kasus ini berbekal dari keterangan sejumlah saksi yang mengenal dan pernah melihat korban di Kubar. (baca juga: Pembunuh Wanita Tanpa Kepala ternyata Seorang Tenaga Kontrak Dispenda )

Tersangka sudah berkeluarga dan memiliki 2 orang anak. Dia juga pernah tinggal di Tenggarong.

"Menurut informasi, tersangka adalah mantan pacar korban," ujar Agus.

Kepada petugas, tersangka mengakui telah membunuh Ririn. Id kesal dengan korban yang sering mengejar dia dan mengganggu rumah tangganya. Sedangkan korban tahu dia sudah berkeluarga.

Agus mengatakan, lebih detilnya akan disampaikan Kapolres dalam keterangan persnya.

Keberhasilan aparat Polres Kukar dan Polsek Kota Bangun patut diacungi jempol. Dalam waktu 4 hari sejak ditemukan mayat Mrs X, polisi sudah menangkap pelakunya.

Korban yang diketahui bernama Ririn Anisa (18) bekerja di sebuah Tempat Hiburan Malam (THM) di Samarinda.

Menurut penuturan saksi, korban sering berpindah tempat. Ia pernah tinggal di Kutai Barat, Muara Wahau, Samarinda dan Tenggarong.

Sementara itu, tim dokter forensik dari RSUD AW Syahranie Samarinda bersama Unit Inafis Polres Kukar sudah melakukan otopsi terhadap tubuh Ririn.(Baca juga: Sadis, Ditemukan Mayat Tanpa Kepala dengan Lengan Kiri Bertato ...)

Dari keterangan dokter, banyak luka bekas senjata tajam ditemukan di sekujur tubuhnya, seperti di bahu kiri, lengan atas bagian belakang, jari tangan, kaki kanan dan di leher hingga kepalanya terpenggal.

Panjang luka sayatan senjata tajam di bahu kirinya mencapai 8 cm, sedangkan pada kaki kiri Mrs X terdapat luka lebam.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved