Kemarau Dibarengi El Nino, Muncul Hotspot di Sejumlah Daerah
"Dari informasi yang ada, telah ada sejumlah asap di daerah Kaltara. Sedangkan, hotspot di Samarinda sendiri belum terdekteksi,"
Penulis: Christoper Desmawangga |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dampak dari kemarau yang dibarengi dengan El Nino, mengakibatkan munculnya beberapa hotspot (titik panas) di sejumlah daerah di Kaltim.
Terdeteksi 6 hotspot di Kabupaten Berau, Kutai Barat 17 hotspot, Kutai Kartanegara 5 hotspot, Kutai Timur 1 hotspot, Paser 4 hotspot dan PPU 1 hotspot.
Bahkan, satelit terra BMKG juga mencatat kemunculan titik panas di daerah Kalimantan Utara, yakni Bulungan 1 hotspot dan Malinau 1 hotspot.
"Dari informasi yang ada, telah ada sejumlah asap di daerah Kaltara. Sedangkan, hotspot di Samarinda sendiri belum terdekteksi," ucap Kepala Stasiun BMKG Samarinda, Sutrisno.
BACA JUGA: Hotspot Bertambah, di Kalimantan Ada 90 Titik
Pihaknya menghimbau kepada warga agar selalu waspada terhadap potensi penyebab terjadinya kebakaran lahan, hutan maupun pemukiman.
Karena kondisi temperatur disuang hari sangat panas dan kering, mencapai 33-35 derajat celcius, dari suhu normal pada siang hari yakni, 31-33 derajat celcius.
"Hindari sekecil pun terjadinya kebakaran, karena ini saat ini disiang hari sangat panas dan kering. Warga harus waspada, terutama pada warga yang mata pencariannya sebagai petani yang memerlukan aliran air, kekeringan pun bukan tidak mungkin terjadi," tuturnya. (*)
***
UPDATE berita eksklusif, terbaru, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page fb TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim
