Minggu, 19 April 2026

Hadiah Panjat Pinang Dijual dengan Harga Miring, lalu Uangnya Dibagi Rata

“Saya tergabung dalam tim. Hadiah yang kami peroleh dibagi-bagi, supaya adil,” ujarnya kepada TribunKaltim.co, usai perlombaan.

Penulis: Budi Susilo |
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Pemenang lomba panjat pinang yang menggondol banyak hadiah, pada Jumat (28/8/2015). Perlombaan panjat pinang digelar di lapangan kebun bandara Tanjung Harapan, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Tidak ada yang sia-sia jika setiap usaha dilakukan secara semangat dan tekun.

Fakta kehidupan ini tergambar dalam kegiatan perlombaan panjat pinang dalam memeriahkan HUT ke 70 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara tersebut digelar di kebun bandara Tanjung Harapan, Jalan Kolonel Soetadji, Jumat (28/8/2015) sore.

Tiang panjat pinangnya berjumlah 15 buah, tiap tiang panjat pinang diisi oleh lima orang. Satu di antara yang ikut di lomba tersebut ialah Harun, umur 28 tahun. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan ini berhasil meraih banyak hadiah.

“Saya tergabung dalam tim. Hadiah yang kami peroleh dibagi-bagi, supaya adil,” ujarnya kepada TribunKaltim.co, usai perlombaan.

BACA JUGA: Demi Mesin Cuci, Pria Ini Tak Peduli Celananya Melorot saat Panjat Pinang

Menurut dia, mengikuti lomba tersebut hanya untuk mengisi waktu luang dan memeriahkan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saya senang saja. Tidak merasa capek. Apalagi kami berhasil dapat hadiah,” tutur Harun.

Hadiah yang disediakan panitia lomba di antaranya ada sepeda kayuh, termos, dispenser, gantungan pakaian, jam dinding, kipas angin, dan sepatu sepak bola.

Tim panjat pinang Harun, menjual hadiahnya berharga yang lebih murah dari harga normal, untuk kemudian uang hasil jualannya dibagi-bagikan secara rata kepada anggota panjat pinang.

SIMAK JUGA: VIDEO - Ibu-ibu Jago Panjat Pinang

“Sepeda barunya kami jual harga Rp 650 ribu. Harga aslinya mungkin bisa Rp 1 juta,” kata pria asal Tanjung Selor ini.

Senada dengan Mansyur, 23 tahun, mengikuti lomba panjat pinang untuk pertama kalinya dalam seumur sehidup.

“Iseng-iseng saja ikut lomba, lumayan dapat hadiah, bisa menambah penghasilan,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved