Cuaca Ekstrem
El Nino Datang, 138 Titik Api Terpantau Muncul di Kawasan Ini
Sedangkan untuk wilayah Kaltara tak kalah banyak, tersebar di 6 kota dan kabupaten tercatat ada 36 titik panas atau hotspot.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Musim kemarau mulai terjadi pada Agustus dan September 2015. Hal ini tentu saja berdampak dengan peningkatan titik panas di beberapa daerah di Pulau Kalimantan termasuk juga Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Data dari BMKG Kota Balikpapan, tren terhadap titik panas terus meningkat setiap hari. Hingga Selasa 1 September 2015 tercatat, wilayah Kaltim ada 138 titik panas yang tersebar di 33 kota dan kabupaten.
Sedangkan untuk wilayah Kaltara tak kalah banyak, tersebar di 6 kota dan kabupaten tercatat ada 36 titik panas atau hotspot.
Kasie Data dan Informasi BMKG Abdul Haris Zulkarnain mengatakan, akhir Agustus menjadi awal mulai bermunculnya beberapa titik panas di wilayah Kaltim.
Baca: Kemarau Dibarengi El Nino, Muncul Hotspot di Sejumlah Daerah ...
Hal ini disebabkan masih adanya dampak dari El Nino dimana curah hujan yang sangat rendah sehingga meningkatkan suhu pada permukaan.
Dditambah lagi sebagian besar kawasan daratan di Kalimantan Timur mengandung batu bara sehingga memicu mudahnya timbul titik api baru.
"El Nino tahun ini memang meningkat dari sebelumnya sehingga diperkirakan akan ikut menyumbang banyaknya hotspot yang terjadi," katanya.
Selain itu, perkiraan akan musim kemarau yang menyelimuti Kaltim dan Kaltara akan berlangsung lebih lama, hingga akhir September dikarenakan mulainya musim kemarau juga mundur dibanding tahun sebelumnya.
Meningkatnya jumlah titik panas menyebabkan terjadinya kabut asap yang menyelimuti beberapa wilayah di Kalimantan.
Namun, kabut asap tak terjadi di Balikpapan. Menurut Abdul Haris, hal ini dikarenakan arah angin yang berhembus dari selatan menuju utara Kalimantan dan wilayah penyumbang titik hotspot mayoritas ada di utara.
"Kalau kita perhatian memang jumlah hotspot begitu banyak, tetapi Kota Balikpapan tak sampai diselimuti kabut asap sebab arah angin yang berhembus berangkat dari selatan menuju utara, sehingga Balikpapan terhindar dari dampak tersebut," ujarnya. (*)
***
UPDATE berita eksklusif, terbaru, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page fb TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dampak-el-nino_20150521_142341.jpg)