Dukungan Istri Calon Kepala Daerah
Memulai Kegiatan dengan Beri Motivasi dengan Salam Pagi
Setiap harinya, Ping Ding memulai aktivitasnya pukul 05.00 Wita bersama suaminya, Yansen TP.
Penulis: tribunkaltim |
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Purnomo Susanto dan Sarassani
TRIBUNKALTIM.CO - Perjalanan panjang dan penuh lika-liku perjuangan. Itulah kesan Hj Mutiarni Yusriansyah, selama mendampingi suami HM Yusriansyah Syarkawie mengikuti proses Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Paser 2015, mulai dari pencalonan hingga ditetapkan sebagai Calon Bupati Paser oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Paser.
Begitu juga dengan Ping Ding, istri Yansen Tipa Padan (TP) yang tahun ini kembali mencalonkan diri menjadi Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.
Setiap harinya, Ping Ding memulai aktivitasnya pukul 05.00 Wita bersama suaminya, Yansen TP. Saat mata mulai terbuka, ungkapan pertama yang keluar dari bibir pasangan ini adalah ucapan 'Selamat pagi. Semoga Tuhan YME memberkati'.
Begitu pula saat bertemu dengan empat orang anaknya, ucapan tersebut tidak terlupakan.
Salam pagi yang disertai doa tersebut, dinilai sangat ampuh dalam memberikan kekuatan dalam memulai seluruh kegiatan.
Amalan ini telah biasa dilakukan oleh pasangan ini sejak mulai membangun rumah tangga kurang lebih dua puluh lima tahun silam. Selain itu, ungkapan ini juga menjadi motifasi lebih bagi keluarga dalam beraktivitas.
Sarapan pagi bersama, dengan menu sederhana pun selalu terhidang di meja makan. Sayur bening, ikan goreng, tempe dan tahu hasil masakan, Ping Ding menjadi menu tak terlewatkan. Meskipun saat ini kehidupan keluarga dapat dibilang berkecukupan, masakan tradisional tidak pernah ditinggalkan.
Baca: Suami Sibuk Persiapan Pilkada, Istri Setiap Hari Telepon hingga 3 Kali
Turut menemani dan menyertai setiap tugas saat dulu menjadi camat di daerah perbatasan dan pedalaman di Kabupaten Bulungan, sudah dilakoni wanita yang terpilih sebagai Anggota DPRD Malinau dari Fraksi Partai Demokrat (PD) tahun 2014 lalu.
Sampai saat ini, Yansen Tipa Padan menjadi Bupati Malinau, sangat jarang sekali, Ping Ding absen dari sisi, Yansen.
"Memang itu tugas seorang istri. Sepertinya, tidak ada alasan bagi saya untuk menolak menemani bapak saat menghadiri kegiatan atau kunjungan kerja. Jadi, ketika memang saya harus mendampingi, saya akan usahakan semaksimal mungkin untuk berada di sisi bapak," ujar Ping Ding, saat diwawancara Tribunkaltim.co di ruang kerjanya.
Selain itu, Ping Ding menyatakan, mengikuti aktivitas suami, membutuhkan tenaga superekstra. Pasalnya, hobi blusukan sang suami ke daerah pedesaan di perbatasan dan pedalaman tidak dapat ditawar-tawar. Bahkan, terkadang, blusukan dengan menggunakan sepeda motor.
"Aktivitas bapak itu sangat tinggi. Orangnya tidak bisa diam. Selalu saja ada kegiatan beliau itu. Kalau sudah tidak ada kegiatan pemerintahan yang dilakukan, beliau pasti ke kebun. Selain bercocok tanam, di sana kan ada perpustakaan mini tempat beliau memperkaya ilmu pengetahuan. Kalau sudah agak malam, baru kita kembali ke rumah," ungkapnya sambil bersandar di kursi kerjanya.
Selalu menjadi rutinitas setiap hari yang tidak dapat terlewatkan oleh Ping Ding, adalah mengingatkan sang suami tentang jadwal makan. Hal itu menjadi penting baginya, karena selalu saja dalam kesibukan sang suami, makan menjadi urutan kesekian yang akan dilakukan. Sehingga, tidak jarang ada perdebatan antar pasangan ini terkait hal tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ping-ding-saat-dampingi-suami_20150906_130228.jpg)