Kebakaran Hutan
Dinkes Kaltara Belum Punya Data Penderita ISPA
Meski demikian, Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara akunya belum mendapat laporan dari lima kabupaten/kota yang ada soal jumlah penderita penyakit ISPA.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara mengklaim kualitas udara di Tanjung Selor, Kalimantan Utara masih cukup normal. Hanya saja jika terhirup terus menerus tidak saja bisa mengakibatkan batuk-batuk.
Lucas Sarapang, Kabid Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan menyatakan, kabut asap juga rentan menyebabkan alergi, iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan oleh partikel-partikel debu yang dikandung kabut asap.
“Hal itu rentan menyerang anak-anak, juga lansia dan sangat bahaya bagi penderita penyakit paru-paru dan jantung kronis. Makanya kami anjurkan untuk memakai masker jika beraktivitas di luar,” tuturnya mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara, Suryanata, Kamis (17/9/2015).
Meski demikian, Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara akunya belum mendapat laporan dari lima kabupaten/kota yang ada soal jumlah penderita penyakit ISPA belakangan ini.
Baca: Di Kabupaten Ini, Jumlah Anak Penderita ISPA Meningkat
“Sampai saat ini belum ada data jumlah penderita se-Kaltara. Tetapi nanti kami akan minta. Soal laporan penanganan juga belum ada masuk. Saya kira, kabupaten/kota juga sudah mengambil langkah-langkah serius,” ujarnya.
Soal ketersediaan pasokan obat-obatan bagi penderita ISPA, kata Lucas, umumnya masih aman di gudang-gudang yang ada di kabupaten/kota.
“Sampai saat ini belum ada permintaan stok obat. Karena memang juga secara umum obat untuk penyakit ISPA sangat tersedia, tidak sulit,” tuturnya. (*)
***
UPDATE berita eksklusif, terbaru, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page fb TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/lucas-sarapang_20150917_183908.jpg)