Salam Tribun

Belajar dari Berkurban

INNA lillahi wa inna ilaihi raji'un. Umat Musim di dunia kembali berduka.

Penulis: Adhinata Kusuma | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUN KALTIM / RAHMAD TAUFIK
ILUSTRASI. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten melakukan sidak pemeriksaan kesehatan hewan kurban, baik kambing maupun sapi, Rabu (16/9/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO -  INNA lillahi wa inna ilaihi raji'un. Umat Musim di dunia kembali berduka. Belum sembuh luka- luka korban jatuhnya alat derek (crane) di Masjdil Haram, Mekkah, kabar pilu kembali datang dari Tanah Suci di musim haji tahun ini.

Sedikitnya 400 jemaah haji meninggal dan 700 lainnya luka-luka akibat terinjak-injak karena berdesakan di Jalan 204 saat rombongan haji melakukan prosesi lempar jumroh di Mina, Kamis (24/9/2015) pukul 08.00 waktu setempat.
Musim haji tahun ini memang menyisakan sejumlah insiden. Diawali dengan jatuhnya alat derek (crane) di Masjidil Haram, Mekkah, Jumat (11/9/2015).

Sekitar 100-an jemaah meninggal, dua diantararanya berasal dari Indonesia. Insiden terbakarnya hotel juga sempat terjadi pada Kamis (17/9). Sekitar 1.000 anggota jemaah haji asal Asia dievakuasi dari hotel. Akibatnya dua orang terluka. Dan yang terbaru, di saat prosesi ibadah haji hampir selesai, musibah dan cobaan kembali menghampiri jemaah haji saat hendak melempar jumroh di Mina.

Insiden ini bukan yang pertama di Mina. Pada 2 Juli 1990, 1.426 jemaah haji tercatat meninggal dunia akan berdesak-desakan dan saling injak di terowongan Haratul Lisan, Mina. Ibadah haji mermang menjadi ritual tahunan terbesar di dunia, melibatkan jutaan manusia dari berbagai negara. Ibadah ini adalah rukun terakhir dari lima rukun Islam dan dikhususkan bagi umat muslim yang mampu, baik secara biaya maupun fisik.

BACA JUGA: Tragedi Maut Terowongan Mina Nyaris Mencabut Nyawaku

Pelaksanaan ibadah haji juga sangat erat kaitannya dengan Hari Raya Idul Adha dan menyembelih hewan kurban, seperti sapi atau kambing. Menyembelih hewan kurban juga sangat kental dengan nuansa sosial. Berkurban mengajarkan kepada umat muslim untuk semakin dekat dengan Sang Pencipta. Berkurban juga melatih kita peduli dengan kondisi sekitar, meningkatkan rasa kemanusiaan kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan, seperti kaum fakir miskin dan anak yatim piatu.

Di tengah kondisi keprihatinan global seperti saat ini, musim ibadah dan Idul Adha tahun ini bisa menjadi momentum untuk kita kembali merenung dan berbuat. Musibah di Mina menunjukkan bahwa manusia adalah mahluk lemah di hadapan Penciptanya. Manusia punya rencana, tetapi Sang Khalik pula yang menentukan.

BACA JUGA: Pedagang Hewan Kurban Ini Tidur Bareng Sapi

Menengok kondisi dalam negeri pun tak jauh-jauh dari rasa prihatin. Perlambatan ekonomi membuat sejumlah sektor mandeg. Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi. Para korban PHK ini juga seperti sudah jatuh tertimpa tangga, sebab tak sedikit yang belum menerima uang pesangon. Kita juga diuji dengan kemarau plus kabut asap yang menyelimuti beberapa daerah, termasuk di Kaltim. Ancaman kebakaran, kekeringan kiris air dan penderita penyakit saluran pernafasan meningkat.

Karena itu, dilandasi semangat berkurban di Idul Adha ini, kita bisa mengaktualisasikannya secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari di tengah situasi prihatin saat ini. Pertama, selalu syukuri nikmat. Ingat tak semua manusia memiliki pintu rezeki yang lapang, masih banyak yang hidup serba kekurangan.

BACA JUGA: Empat Pemuda Tenggelam Saat Bersihkan Daging Kurban

Kedua, berhemat. Jika hari ini kita masih bisa menikmati air bersih, maka gunakan seperlunya. Prediksi hujan baru terjadi di akhir tahun sehingga cadangan air di sejumlah waduk di Kaltim juga berkurang dari waktu ke waktu.
Ketiga, waspada bahaya. Ancaman bahaya kebakaran selalu mengintai di musim kemarau seperti sekarang. Hindari membakar lahan. Perhatikan lagi instalasi listrik di rumah kita. Adakah kabel yang terkelupas, maka segeralah ganti. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved