Risma: Semoga Saya Diberi Kesabaran, PDIP Curiga Penjegalan Berlanjut
Juru Bicara Tim Risma-Whisnu, Didik Prasetiyono, menyatakan kabar adanya SPDP hingga ditetapkanya Risma sebagai tersangka bagian dari upaya penjegalan
TRIBUNKALTIM.CO - Pihak calon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa ada upaya penjegalan di balik beredarnya kabar Polda Jawa Timur menetapkannya sebagai tersangka.
Juru Bicara Tim Risma-Whisnu, Didik Prasetiyono, menyatakan kabar adanya SPDP (surat perintah dimulainya penyidikan) hingga ditetapkanya Risma sebagai tersangka adalah bagian dari upaya penjegalan calon PDIP ini.
"Hingga Jumat pukul 17.00 (malam) ini, kami belum menerima konfirmasi maupun salinan SPDP baik dari Polda Jatim maupun Kejaksaan Tinggi Jatim tentang hal tersebut. Ini indikasi rekayasa untuk menjegal calon kami," kata Didik yang menjabat Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya.
BACA JUGA: BREAKING NEWS- Polda Tetapkan Risma Tersangka 46 Hari Jelang Pilkada

(KOMPAS.com/Achmad Faizal) - Walikota Surabaya Tri Rismaharini
Indikasi rekayasa penjegalan tersebut untuk mempengaruhi opini masyarakat dan untuk merusak nama baik Risma. Ini bagian dari upaya dan keinginan mempengaruhi elektabilitas Risma-Whisnu yang saat ini tinggi.
"Pada prinsipnya kami menghormati proses hukum tapi kami akan melawan segala bentuk rekayasa, kami akan koordinasikan hal ini dengan DPP PDI Perjuangan segera," kata Didik.
Upaya penjegalan tersebut bukan sekali ini saja tetapi sudah dilakukan beberapa kali. Di antaranya penggagalan pencalonan hingga ujungnya adalah keinginan pembatalan Pilkada Kota Surabaya.
BACA JUGA: Kakek Penambal Jalan Ini Tolak Tawaran Bedah Rumah dari Walikota
Tim Risma menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai. Apalagi masyarakat Kota Surabaya lebih cerdas dan dewasa. Mana yang objektif mana yang rekayasa. Biar masyarakat yang menilai ada apa di balik peristiwa ini.
"Ini sangat sangat kental nuansa rekayasa politik dihubungkan dengan 47 hari menjelang pilkada Kota Surabaya," tambah Didik.
Melalui juru bicaranya ini, Risma menyampaikan penetapan status tersangka atas dirinya adalah fitnah.
Risma sendiri mengaku tetap bersabar dan tidak akan berhenti memperjuangkan kebenaran dan juga hak warga surabaya. "Mudah-mudahan (saya) diberi kesabaran," ucap Risma.
BACA JUGA: Sambil Tertawa, Risma Bilang, Kalau Ahok Ya Ini Lawanku
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wali-kota-surabaya-tri-rismaharini_20150918_214205.jpg)