Senin, 20 April 2026

Janji Pertamina Menggantung, Motor Berbahan Bakar Air Karya Mahasiswa USU Belum Diproduksi Massal

Sejak November 2014, tim sedang dalam proses untuk mengurus hak paten dan akan melakukan final uji coba kendaraan bermotor tapi belum juga mendapatkan

TRIBUN MEDAN
Mahasiswa USU yang diinisiatori dosennya Dr Tulus Ikhsan Nst menjelaskan cara kerja sepeda motor berbahan air yang mereka temukan 

TRIBUNKALTIM.CO - Masih ingat inovasi mahasiswa Universitas Sumatra Utara (USU) yang berhasil menggerakkan dengan bahan bakar air?

Ya, modifikasi motor bekas berbahan bakar air yang dulunya dijanjikan akan segera dipatenkan oleh PT Pertamina (Persero) hingga kini belum terealisasi.

Janji produksi massal yang sempat dilontarkan pihak Pertamina masih belum menemui titik terang.

Genap satu tahun sepeda motor bebahan ramah lingkungan itu resmi diluncurkan oleh Team Auto Physics (TOP) Universitas Sumatra Utara (USU) buatan mahasiswa Fakultas FMIPA.

Dekan FMIPA USU, Sutarman, pun tak bisa berkomentar banyak mengenai perkembangan karya mahasiswanya tersebut.

"Kita masih merundingkan banyak hal soal nasib karya mahasiswa ini. Belum ada yang fixed, sehingga belum bisa mempublikasikan apa pun soal perkembangan kerjasama dengan sponsor dan perkembangan sosialiasasi produk ini," katanya, Senin (16/11/2015).

"Belum ada perkembangan signifikan, kita sama-sama belum tahu bagimana ke depannnya, tanya sama pak dekan FMIPA aja," katanya.

BACA JUGA: Hebat! Mahasiswa Jurusan Fisika Ciptakan Sepeda Motor Berbahan Bakar Air

Mahasiswa jurusan fisika Universitas Sumatra Utara (USU) yang menamakan dirinya dengan sebutan Team Auto Physics atau TOP.

Sebelumnya, karya mahasiswa FMIPA USU ini difasilitasi dan didampingi oleh Pertamina.

Sejak November 2014, tim sedang dalam proses untuk mengurus hak paten dan akan melakukan final uji coba kendaraan bermotor tapi belum juga mendapatkan kepastian hingga sekarang.

Oleh karena itu, metode pengkonversian air menjadi energi untuk penghematan bahan bakar bioetanol dan premium belum bisa dipublikasikan lebih rinci.

Padahal saat itu R & D dan Penjajagan Kerjasama Penelitian PT. Pertamina, Agus Setiawan menjajikan untuk membantu pengembangan proyek ini hingga selesai.

Nantinya akan dilakukan kerjasama yang dirancang sehingga didapat formula yang baik agar bahan bakar proyek ini bisa dipasarkan ke masyaakat luas.

“Hal ini dikarenakan dari pihak Pertamina sendiri mempunyai target produk baru, harus ada paling tidak satu produk baru yang dikeluarkan,” kata Agus dalam kegiatan Reneweble Energi dan Konservasi Energi serta Demonstrasi Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus Bioethanol Ramah Lingkungan di USU beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA: Ini Dia Charger Kertas Panel Surya segera Dipasarkan

Sepeda motor berbahan bakar bioetanol dan air, hasil inovasi mahasiswa jurusan fisika Universitas Sumatra Utara (USU).
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved