Berita Eksklusif
Sebentar Lagi Pilkada, Tapi Banyak Warga Mengeluh Tak Tahu Siapa Saja Calon Wali Kota
Pesta rakyat lima tahunan akan diselenggarakan hari Rabu, 9 Desember 2015. Ya, waktu tinggal 23 hari lagi.
Penulis: tribunkaltim |
1. Hingga Saat Ini Belum Ada Informasi soal Pilkada
TRIBUN KALTIM / JANUAR ALAMIJAYA -- Raja dangdut, Rhoma Irama, menutup rangkaian kampanye terbuka pasangan Rizal Effendi-Rahmad Mas'ud, di lapangan Merdeka Balikpapan, Minggu (15/11/2015).
MIFTAH (23) sempat terdiam. Pikirannya sedikit menerawang lalu dari mulutnya keluar kata-kata, "Kalau tak salah Desember tapi tanggalnya berapa ya?"
Jawaban itu terlontar dari mulut pekerja swasta tersebut, saat diajak berbincang tentang kapan tanggal penyelenggaraan Pilkada Balikpapan berlangsung.
Miftah mengaku hanya mengerti dalam waktu dekat, warga Balikpapan akan memilih pemimpin barunya, namun sampai sekarang pekan kedua November, kurang dari sebulan waktu pencoblosan 9 Desember mendatang, ia belum mendapatkan informasi.
"Tidak ada informasi, tidak ada yang datang ke rumah," katanya.
Meski demikian, Miftah, pria yang tinggal di bilangan Klandasan, Kecamatan Balikpapan Kota, mengaku tetap akan menyalurkan hak pilihnya saat Pilkada dilaksanakan.Mengenai calon pasangan yang ada dia pilih, dari sekarang ia sudah punya ketetapan salah satu pasangan, kebetulan memang hanya satu pasangan calon itu yang ia kenal, karena posternya yang terpasang di dekat tempat tinggalnya.
"Dipilih yang tahu saja, tapi Insya Allah milih yang posternya dekat rumah karena memang itu saja yang tahu. Dina (30), seorang ibu rumah tangga di kawasan Muara Rapak, pun demikian. Meski mendengar informasi, akan ada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru, namun kapan hal itu dilakukan, dirinya tak pernah mengerti.
Baca: Gencarkan Sosialisasi, KPU Pasang Iklan di Videotron
Apalagi selama ini ia tak pernah melihat adanya spanduk sosialisasi dari KPU soal Pilkada, di sekitar lingkungan rumahnya, meski ada obrolan sesama tetangga kalau ada Pilkada di Balikpapan.Saat disinggung soal nama-nama calon, Dina sontak menggeleng, karena walaupun sepintas sempat melihat beberapa spanduk di jalan, namun ia tak terlalu memperhatikan, termasuk siapa saja nantinya pasangan yang ada di kertas suara.
"Waduh, tak tahu siapa aja calonnya, karena kalau di jalan saya cuma sepintas-sepintas lihat spanduknya," katanya.Kebingungan tentang waktu pelaksanaan Pilkada juga dirasakan Siswati (42), warga Rawa Mangun, Kelurahan Lamaru mengaku tak tahu kapan Pilkada Kota Balikpapan dilaksanakan.
"Saya tahu sebentar lagi mau ada Pilkada, tahunya dengar-dengar saja dari orang. Tapi nggak tahu kapan tanggalnya karena belum ada pemeberitahuan dari kelurahan," ujar Siswati, perempuan asal Blora, Jawa Tengah yang sudah menetap sebagai warga Kota Minyak.
Siswati sudah 6 tahun berada di Balikpapan dan sudah terdaftar sebagai pemilih. Namun ketika ditanya tentang peserta pilkada, ia tidak tahu berapa peserta yang mengikuti pilkada.
Bahkan salah dalam menyebutkan nama salah satu calon. "Kalau nggak salah ada empat calon," ujarnya.
Ia beranggapan ketidaktahuannya tentang pilkada bukan karena tidak peduli pada politik, melainkan karena kesibukannya sebagai petani.
Siswati merupakan petani di Balikpapan Timur. Akibat kesibukannya itu, ia tak sempat memikirkan siapa calon yang akan ia pilih.Meski terkesan apatis politik, ia bertekad akan memilih meskipun tak benar-benar tahu siapa calon pilihannya. Siswati menaruh harapan kepada siapaun wali kota terpilih nanti agar lebih memperhatikan nasib rakyat kecil, khususnya petani.
Ia berharap Wali Kota terpilih bisa memberikan kemudahan dalam bibit, pupuk, dan ketersediaan air bagi petani agar pertanian di Balikpapan semakin berkembang. (*)