Kamis, 16 April 2026

Mancanegara

Luar Biasa, Bocah 11 Tahun Bantu Ibu Melahirkan Sendirian di Rumah

Panik dan tidak berdaya, Knightley pun mengandalkan Caitlin untuk membantunya menjalankan proses persalinan seorang diri di rumah.

DAILY MAIL
Caitlin Burke dan adik bayi perempuannya. Caitlin membantu sang ibu melahirkan seorang diri di rumah tanpa kehadiran dokter profesional. 

TRIBUNKALTIM.CO - Usianya boleh dibilang sangat belia, tapi keberanian Caitlin Burke sungguh membuat orang berdecak kagum.

Caitlin (11) dari Tamworth, Inggris begitu tenang saat membantu persalinan sang ibu.

Umumnya ibu hamil, tak ada yang bisa memprediksi tepatnya air ketuban akan tiba-tiba pecah dan sinyal proses persalinan segera tiba.

Tara Knightley dari Inggris tak mengira bahwa air ketubannya mendadak pecah saat dirinya sedang di rumah dan hanya ditemani oleh anak perempuannya.

Panik dan tidak berdaya, Knightley pun mengandalkan Caitlin untuk membantunya menjalankan proses persalinan seorang diri di rumah.

"Aku tak tahu apa yang akan terjadi padaku jika Caitlin tak ada disana. Aku mulai mendapatkan kontraksi, saat pasanganku mengantar anak kedua kami ke rumah saudara," terang Knightley.

Selang sepuluh menit setelah pasangannya pergi, air ketuban Knightley pecah dan terjadi kontraksi.

Tak sanggup menahan gejolak kontraksi hingga tiba di rumah sakit, Knightley pun memutuskan untuk meminta Caitlin, anak sulungnya untuk segera menghubungi ambulans.

Namun, periode kontraksi terjadi begitu cepat. Insting Knightley mengatakan bahwa bayinya akan lahir sebelum ambulans datang.

Tonton: VIDEO- Heboh, Rekaman Ibu Melahirkan Bayinya di Atas Mobil ...

"Aku berteriak kesakitan, tetapi Caitlin tetap tenang. Mereka (pihak medis) memberi tahu Caitlin apa yang harus dilakukan dari telepon," ujar Knightley.

Dengan bantuan Caitlin, akhirnya Knightley melakukan persalinan secara normal di rumah tanpa kehadiran dokter dan bidan.

"Ketika kepala bayinya keluar, aku berkata pada diriku sendiri untuk berhenti berteriak, karena anak perempuanku yang berusia 11 tahun melihat diriku," kenangnya.

Knightley menjelaskan bahwa Caitlin luar biasa berani. Dia terlihat berusaha tenang, mengambil handuk untuk ibunya, lalu melepaskan tali pusar yang melilit adiknya yang baru lahir.

Kemudian, layaknya seorang dokter berpengalaman, Caitlin menepuk-nepuk punggung adiknya untuk menstimulasi tangisan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved