Destinasi
Dari Pengobatan, Refresing, Rekreasi Semua Ada di Taman Tiga Generasi
Taman yang mulai dibangun sejak tahun 2013 lalu ini, dinikmati oleh masyarakat sebagai salah satu tempat hiburan dan sebagai pemenuhan kebutuhan
Memasuki semakin ke dalam, maka akan terlihat sebuah kolam ikan besar dengan pancuran menyerupai air terjun disebuah tebing sebagai center piece dari zona A ini.
Tampak pula jalur refleksi yang terbuat dari bebatuan yang ditata sedemikian rupa sehingga dapat dipergunakan untuk terapi kaki terutama bagi para lansia. Yah benar, zona A ini memang diperuntukkan bagi para lanjut usia.
Tapi, tunggu dulu. Ternyata zona A ini bukan hanya dinikmati oleh para lansia, namun anak anak juga sangat menikmatinya. Bagaimana tidak, banyak pedagang pedagang yang menawarkan berbagai permainan seperti sepeda, becak mini dan otoped yang siap disewa para putra dan putri kecil yang singgah di taman.
Sehingga yang terlihat bukan hanya lansia saja yang terlihat mondar mandir di lintasan batu terapi, anak anak cuga tampak ceria memainkan sepeda, otoped atau becak mini yang mereka sewa untuk berkeliling taman.
Selagi anak anak bermain, para orang tua yang mengantar dapat bersantai dengan duduk duduk di tepi kolam dan di kursi taman sambil mengawasi putra putri mereka.

Bersama keluarga bersantai di Taman Tiga Generasi di Jl Ruhui Rahayu Balikpapan Selatan (TribunKaltim/M Alidona)
Mereka pun tidak khawatir akan bosan, karena beberapa kuliner makanan kecil yang siap dinikmati, berjajar di sepanjang taman. Aneka jajanan tersedia mulai dari siomay, batagor, molen, onde – onde, bakso, burger, rujak serut, opak,ice cream, aneka es dan juice, serta aneka makanan kecil lainnya.
Diujung zona ini terdapat pula rumah merpati yang dihuni ratusan burung merpati . Burung merpati tersebut, ditempatkan dalam deretan rumah – rumah burung yang tertata sedemikian rupa sehingga burung – burung dapat nyaman tinggal di dalamnya.
Berjalan menuju ke zona tengah atau zona B, dapat ditemui hamparan tanah lapang hijau yang dipenuhi rumput dan beberapa pohon yang tertanam rapi di tepi zona. Zona ini sebenarnya diperuntukkan sebagai zona bermain anak – anak. Namun sayangnya, zona ini masih tampak kosong. Hanya tampak ada bangunan baru bercat hijau yang merupakan area yang menyediakan fasilitas kamar mandi dan mushola di tepi zona B.
Tiba pada zona C atau zona keluarga, suasana sejuk lebih terasa. Rerumputan hijau terbentang diatara pohon pohon rindang yang menjulang membuat teduh zona ini. Bunga berwarna warni turut menghiasi dan memberikan kesan segar. Selain itu terdapat juga sebuah kolam kecil dengan berbentuk lingkaran.
Tampak pula empat gazebo kayu berukuran sedang dan kursi kursi taman di beberapa sudut yang diperuntukkan bagi para pengunjung untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga sambil menikmati sejuknya taman. Terlihat beberapa pasangan anak muda yang sedang asik mengobrol dan bersenda gurau duduk di kursi tersebut.
Namun perlu menjadi catatan tersendiri, ramainya para pedagang kaki lima yang kini mengisi sudut taman, baik di luar maupun di dalam mengubah taman ini seolah menjadi pasar dadakan yang selalu ramai pengunjung.
Aktifitas pedagang ini bak pisau bermata dua bagi taman Tiga Generasi. Bagaimana tidak, di lain sisi kehadiran pedagang kaki lima ini memberikan keuntungan bagi para pengunjung sehingga tidak perlu jauh – jauh mencari makanan kecil untuk memanjakan lidah atau bahkan hanya sekedar mengganjal perut yang kosong.
Namun, kehadiran pedagang kaki lima di taman ini, juga mengurangi ruang terbuka bagi pengunjung yang akan menikmati taman. Selain itu, kehadirannya juga membuat taman ini terkesan agak semrawut akan aktifitas pedagang.
Selain itu permasalahan lain yakni juru parkir dadakan yang menghiasi taman tersebut sehingga sebagian jalan digunakan sebagai lahan parkir yang pengelolaannya belum diketahui akan masuk kemana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/taman-3-generasi_20151201_202110.jpg)