Trans Studio Samarinda

Kata Gubernur, DPRD Hanya Cari Alasan Menolak Trans Studio

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menilai DPRD hanya mencari-cari kesalahan investor.

Penulis: Rafan Dwinanto |
YOUTUBE
Ilustrasi - Wahana Vertigo di Trans Studio Bandung. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menilai DPRD hanya mencari-cari kesalahan investor.

Contohnya, kata Awang, terkait pembangunan Trans Studio di Samarinda yang terus dihambat DPRD Kaltim.

"Di rapat Trans Studio terakhir, Kapolresta Samarinda sudah menegaskan, soal macet itu urusan polisi. Toh akan ada rekayasa lalu lintas, kalau perlu kita akan bangun flyover (jalan layang) biar tidak macet. Saya kira alasan kemacetan itu terlalu mengada-ada. Hanya mencari-cari alasan saja," tegas Awang dengan raut kecewa.

Awang juga mengungkit kembali keberangkatan Ketua DPRD dan Komisi II DPRD Kaltim ke Trans Studio Bandung.

Baca: Soal Trans Studio, Gubernur Kembali Merasa Dikecewakan DPRD

"Mereka kan sudah lihat sendiri, Trans Studio Bandung tidak macet. Padahal lebar jalannya sama saja dengan Jalan Bhayangkara. Hanya karena Bandung memberlakukan jalan satu arah. Kan ada rekayasa lalu lintas," katanya lagi.

Dalam pidato Presiden, kata Awang, Joko Widodo selalu mengingatkan Pemda agar mendukung dan memermudah masuknya investasi. Kondisi terbalik, diakui Awang justru terjadi di Kaltim.

"Daerah lain susah payah menarik investor. Tapi di Kaltim, justru dicari-cari kesalahannya," sesalnya.

Awang lantas menantang DPRD Kaltim agar bisa menghadirkan investasi serupa di Bumi Etam.

"Kalau DPRD bisa cari investor yang setara Trans Studio silakan saja menolak Trans Studio. Bisa tidak mendatangkan investasi seperti yang saya lakukan di Rusia. Nilainya Rp 72 triliun, Presiden saja mengakui ini investasi yang fantastis. Tapi DPRD justru memersoalkan kepergian saya ke Rusia," ungkap Awang. (*)

***

Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved