Sabtu, 11 April 2026

Meiliana Sebut Tak Peduli Siapa Pun Pemilik Tambang

Kalau memang harus dicabut, ya dicabut. Siapa pun pemiliknya, ya tetap dicabut. Ini kan menegakkan aturan

Penulis: Doan E Pardede |
TRIBUN KALTIM / DOAN PARDEDE
Pj Walikota Samarinda Meiliana meninjau lubang milik PT Transisi Energi Satunama (TES) yang sudah menewaskan satu anak di seputaran Sungai Kunjang, belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pj Walikota Samarinda Meiliana mengaku akan segera mengambil langkah tegas terhadap lubang-lubang yang masih mengangan dan dibiarkan begitu saja.

Bila memang dalam pelaksanaannya Izin Usaha Pertambangan (IUP) harus dicabut kata dia, maka tanpa memandang siapa pemilik aturan tetap dilaksanakan. (baca juga: Disebut Kota Jahat, Predikat Daerah Peduli HAM Samarinda Lepas )

"Kalau memang harus dicabut, ya dicabut. Siapa pun pemiliknya, ya tetap dicabut. Ini kan menegakkan aturan," katanya kepada Tribunkaltim.co, Jumat (11/12/2015).

Untuk bertambahnya korban tewas ke-13 belum lama ini kata dia, pihaknya sudah langsung mengadakan rapat yang melibatkan BLH, Distamben dan Kepolisian.

Dari rapat tersebut kata dia, sudah ada hasil yang akan dilaporkan ke Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak.

Alasan pelaporan ini kata dia, sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, pertambangan memang sudah tidak lagi menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota.(baca juga: VIDEO- Israel Sukses Uji Coba Rudal Pencegat Rudal Arrow 3 )

Untuk itulah menurutnya, Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda perlu duduk bersama untuk menuntaskan permasalahan ini.

"Saya akan melaporkan ke beliau adanya korban ke-13 ini," katanya. (*)

***

  Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved