Jumat, 10 April 2026

Berita Pemkab Kutai Timur

Stiper Kembali Luluskan Sarjana, Kali Ini 119 Orang dari Empat Prodi

"Kepada orangtua yang telah membimbing anaknya (juga) kami ucapkan terima kasih,” kata Mugeni.

HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Kabupaten Kutai Timur (Stiper Kutim) kembali menggelar acara wisuda sarjana strata satu (S1) untuk angkatan ke X. Sebanyak 119 lulusan Stiper mengikuti prosesi wisuda di Gedung Buana Mekar, Jalan Yos Sudarso I Sangatta Utara, Kamis pekan lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Kabupaten Kutai Timur (Stiper Kutim) kembali menggelar acara wisuda sarjana strata satu (S1) untuk angkatan ke X. Sebanyak 119 lulusan Stiper mengikuti prosesi wisuda di Gedung Buana Mekar, Jalan Yos Sudarso I Sangatta Utara, Kamis pekan lalu.

Kegiatan dimaksud dihadiri Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kabupaten Mugeni dan Asisten Pemerintahan Umum Syafruddin mewakili Pemkab Kutim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta keluarga wisudawan dan wisudawati.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman melalui Asisten Kesejahteraan Rakyat Mugeni saat itu menyampaikan selamat kepada para sarjana khususnya kepada para orangtua, yang telah membimbing anak-anaknya sehingga ke tingkat perguruan tinggi.

“Anak-anak adalah aset dan generasi penerus di Kutim kelak. Mereka sebagai kebanggaan kita nantinya. Untuk itu (kepada) para wisudawan saya ucapkan selamat atas raihan ini. Kepada orangtua yang telah membimbing anaknya (juga) kami ucapkan terima kasih,” kata Mugeni.

(Baca juga: LCC Bidang Hukum, Cara Seru Ajak Remaja Jauhi Hal Negatif)

Mugeni mengatakan bahwa sarjana adalah gelar yang tidak hanya dipertanggungjawabkan secara akademik. Gelar kesarjanaan sejatinya akan diuji ketika berhadapan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Untuk itu, sebagai bagian dari masyarakat intelektual, sarjana Stiper Kutim harus bisa menjadi motor penggerak pembangunan Kutim di sektor pertanian dalam arti luas.

Sebelumnya, Ketua Stiper Kutim Prof Juraemi menjelaskan, Stiper Kutim berdiri sejak September 2001 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Tahun 2001.

Selama 14 tahun berdiri, institusi tersebut telah meluluskan 567 sarjana dan kini memiliki 1.509 mahasiswa, 54 dosen tetap, dan 44 tenaga kependidikan. Stiper mengadopsi sistem penguruan tinggi dalam tata kelolanya. Baik administrasi umum, kepegawaian, keuangan dan penggajian.

“Untuk wisuda ke X kali ini merupakan lulusan dari empat program studi. Pertama dari Program Studi (Prodi) Agroteknologi 56 orang, Kehutanan 18 orang, Teknik Pertanian 21 orang, dan Ilmu Kelautan 24 orang,” sebutnya.

Dalam perjalanan, Stiper masih menghadapi kendala. Yaitu minimnya alat dan fasilitas laboratorium, kurang peralatan perkuliahan, buku referensi, akreditasi juga masih C.

Dosen Stiper juga belum memiliki NUPN (nomor urut pengajar nasional), sumber pendanaan masih tergantung pada APBD Kutim, serta belum memiliki bidang usaha bisnis sebagai penunjang pembiayaan Stiper.

Walaupun sebenarnya potensi dimaksud dimiliki, yakni lahan pertanian yang potensial. Dia berharap permasalahan tersebut mendapat perhatian dari Pemkab Kutim. (*hms7/adv)

***

Baca berita selengkapnya, eksklusif, terkini, unik dan menarik di Harian Tribun Kaltim

Seru, berinteraksi dengan 70 Ribu netizen? Like fan page  fb TribunKaltim.co  dan Follow  twitter@tribunkaltim dan tonton Video Youtube TribunKaltim


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved