Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Pemkot Balikpapan Terima Kunjungan PT Agrinas, Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih

Bagus Susetyo, menerima kunjungan Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Mayjen TNI Trenggono, di Kantor Pemkot Balikpapan

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/SITI ZUBAIDAH
KOPERASI MERAH PUTIH - Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo saat menerima kunjungan Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Mayjen TNI Trenggono, di Kantor Pemkot Balikpapan, Rabu (8/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/SITI ZUBAIDAH) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai bagian dari proyek strategis nasional.

Hal ini terungkap saat Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo, menerima kunjungan Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Mayjen TNI Trenggono, di Kantor Pemkot Balikpapan, Rabu (8/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, PT Agrinas menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Balikpapan terhadap pelaksanaan program KMP.

Trenggono menjelaskan, salah satu kendala utama pembangunan KMP di berbagai daerah adalah keterbatasan lahan.

Namun, Balikpapan dinilai menjadi salah satu daerah yang cukup siap dibandingkan kota besar lainnya seperti Jakarta, Bandung, Malang, hingga Bali.

Baca juga: Banjir di Balikpapan Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Rahmad Masud Optimis Ditangani Lebih Cepat

“Sesuai Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, kebutuhan lahan untuk KMP sekitar 1.000 meter persegi. Namun minimal 600 meter persegi dengan ukuran 20 x 30 meter sudah cukup untuk pembangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan, lokasi pembangunan KMP tidak harus berada di kawasan strategis, melainkan di titik yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat di tingkat kelurahan.

Secara nasional, pembangunan KMP telah mencapai sekitar 4.300 unit dan direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada pertengahan April 2026.

Trenggono juga menegaskan, konsep Koperasi Merah Putih berbeda dari koperasi pada umumnya. Seluruh masyarakat dapat menjadi anggota tanpa iuran, dengan harga barang yang lebih terjangkau.

“Koperasi ini tidak mematikan UMKM. Justru UMKM dan warung akan menjadi bagian dari rantai distribusi KMP,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa PT Agrinas memiliki peran dalam memonitor pembangunan KMP di seluruh Indonesia.

Ia mengungkapkan, progres pembangunan KMP di Balikpapan terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya, koperasi di Kelurahan Graha Indah telah selesai 100 persen.

“Selain itu, kami juga telah menyiapkan sekitar 16 lahan untuk pembangunan berikutnya,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi dari Dandim 0905/Balikpapan, Kolonel Inf Denny Salurerung, terdapat tambahan enam lokasi, dengan tiga di antaranya sudah mulai dibangun di sejumlah kecamatan.

Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan hingga Juni 2026 sebanyak 10 unit Koperasi Merah Putih dapat terbangun.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved