Minggu, 26 April 2026

Pedagogik Masuk Peringkat 17 Nasional, Disdik Kaltara Masih Belum Puas

Saat ini jelas Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kaltara, Eko Harjianto, peringkat Kaltara dari segi kompetensi guru sudah cukup baik.

Editor: Amalia Husnul A
tribunkaltim.co/muhammad arfan
Para guru dari kabupaten/kota di Provinsi Kaltara ketika mengikuti suatu acara beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Salah satu fokus Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara bagi guru-guru SMA/SMK/sederajat nantinya jika telah beralih ke provinsi adalah mendongkrak kompetensi guru, baik dari sisi pedagogik maupun profesionalisme.

Saat ini jelas Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kaltara, Eko Harjianto, peringkat Kaltara dari segi kompetensi guru sudah cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan. Targetnya, tembus peringkat 10 besar nasional baik peringkat pedagogik maupun profesionalisme guru.

BACA JUGA: Ribuan Guru SMA akan Segera Berstatus Pegawai Provinsi

“Untuk pedagogik saat ini Kaltara berada di peringkat 17 dari 34 provinsi. Sedang untuk profesionalisme guru, juga cukup menggembirakan. Jauh di atas Sulsel dan Sumut. Kaltara di urutan 13 dari 34 provinsi. Ini yang akan kami terus dongkrak sampai bisa tembus 10 besar,” jelasnya.

Data tingkat kompetensi guru tersebut didapat dari hasil rilis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

BACA JUGA: Usai Mencoblos, Guru-guru Ini Berharap Pemimpin yang Lahir Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Selain itu, distribusi guru juga menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Pendidikan Kaltara. Meski tak mudah, hal itu akan diupayakan serius oleh Dinas Pendidikan. “Akan kami analisis ulang. Tidak menutup kemungkinan sekolah yang sudah padat gurunya akan diredistribusi kembali ke sekolah-sekolah yang memang gurunya masih jarang. Ini memang bukan hal mudah, tetapi kami akan mengkajinya,” ulasnya.

Kajian yang dimaksudkan Eko yakni pemenuhan saran dan prasaran guru khususnya bagi yang mengabdi di daerah perdalaman, pinggiran, dan perbatasan. “Memindahkan guru yang sudah mapan di suatu tempat tanpa dibarengi sarana dan prasarana pendukung, juga tidak mudah. Paling tidak ada rumah dinas serta saran pendukung lain seperti air bersih dan energi listrik,” tuturnya.

BACA JUGA: Kisah Guru Perbatasan yang Kesulitan Dapat Buku Pelajaran Maupun Koneksi Internet

Tentu kata Eko, pemerintah provinsi memerlukan lahan untuk pemenuhan rumah dinas bagi guru-guru. “Mudah-mudahan kabupaten.kota bisa diajak bekerjasama dalam redistribusi guru ini. Paling tidak menyediakan hibah lahan untuk rumah dinas guru dalam rangka pemerataan penyebaran guru di Kaltara,” tandasnya. (*)

***

Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim


Ribuan Guru SMA akan Segera Berstatus Pegawai Provinsi
Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved