Rasanya Lucu Warga Ibukota Masih Buang Hajat Sembarangan
"Kami belum bisa secepatnya kasih solusi apakah akan bangun kakus tiap-tiap rumah atau dibangun fasilitas umum," kata Ariyani.
Penulis: Budi Susilo |
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pihak pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan sudah rajin turun ke kampung Bulu Perindu, melakukan sosialisasi gaya hidup bersih untuk menghentikan buang air besar sembarangan. Namun upaya ini dianggap belum berhasil.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, Ariyani Arsyad menjelaskan, sebagai tahap awal, pihaknya sudah mengirimkan tim survei dan kader puskesmas untuk meninjau lokasi melakukan edukasi gaya hidup bersih.
baca juga
Kata dia, semua bergantung pada warganya. Jika tidak ada kesadaran membangun kehidupan yang ramah lingkungan dan bersih, tentu saja akan sia-sia dibangun kakus umum.
"Saya berharap warga punya kesadaran, tidak lagi membuang air besar sembarangan. Tidak ada ruginya bila kita hidup bersih. Semua berangkat dari masing-masing warga," tegas Ariyani.
baca juga
Menurutnya, bila kebiasaan buang air besar sembarangan masih tetap dilakukan dalam jangka panjang daerah Bulu Perindu tidak akan mendapat lingkungan yang sehat. Apalagi dipastikan daerah sekitarnya pun akan kena dampak buruk.
"Kotoran manusia dibuang sembarangan ke sungai akan membuat pencemaran. Kasihan juga mereka yang ada di hilir, kecemar air dari hulu Bulu Perindu," ujarnya.
Karena itu ungkapnya, aspirasi warga soal pembangunan jamban masih dalam proses. Aspirasinya masih ditampung untuk kemudian ditindaklanjuti. Sebab melihat anggarannya dulu.
baca juga
"Kami belum bisa secepatnya kasih solusi apakah akan bangun kakus tiap-tiap rumah atau dibangun fasilitas umum," kata Ariyani.
Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Syarwani, menegaskan, soal buang air besar sembarangan warga Bulu Perindu mesti segera ditangani. Sebab jika dibiarkan akan merusakan tatanan kehidupan, mengingat Tanjung Selor kini sudah ditetapkan sebagai Kotamadya, atau ibukota dari Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
baca juga
"Rasanya lucu saja di ibukota kita masih melihat orang-orang buang air besar sembarangan di sungai. Di desa-desa saja sudah tidak lagi, kenapa yang di perkotaan masih melakukan itu," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tanjung-selor_jamban-warga-bulu-perindu_20160208_093318.jpg)