Breaking News:

Milisi Abu Sayyaf

Ternyata Tugboat yang Disandera Milisi Abu Sayyaf Berasal dari Banjarmasin

Sebelumnya, kelompok Milisi Abu Sayyaf diduga menyandera sebuah kapal tugboat berbendera Indonesia

Editor: Martinus Wikan
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Militan Abu Sayyaf di pulau Jolo, Filipina selatan 

TRIBUNKALTIM.CO, BANJARMASIN - Tugboat Brahma 12 yang diduga disandera milisi Abu Sayyaf, ternyata berasal dari Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Direktur Polair Polda Kalimantan Selatan Kombes Kasmolan setelah mengecek, membenarkan tugboat itu dari Banjarnasin.

Menurutnya, dari pengecekan, Tugboat Brahma 12 menarik Tongkang Anand 12 dengan muatan batu bara berlayar dari Banjarmasin tujuan Filipina pada 15 maret 2016 sekitar pukul 23.00 Wita.

Nakhoda atas nama Peter Tonsen Barahama dengan krew kapal 10 orang, temasuk nakhoda atau kapten. 

Sebelumnya, kelompok Milisi Abu Sayyaf diduga menyandera sebuah kapal tugboat berbendera Indonesia.

Berita ini ramai dibicarakan di jejaring sosial para pelaut Indonesia. 

"There's confirmed that one tugboat the name is Brahma 12 under rest by Abu Sayyaf in Philipine, the vessel from Banjarmasih with cargo coal bulk (Dipastikan bahwa satu kapal bernama Brahma 12 ditahan oleh Abu Sayyaf di Filipina, kapal berangkat dari Banjarmasin dengan muatan batu bara)," tulis pemilik akun Facebook Papae CleonClevy di lini masanya. 

Papae merupakan pelaut Indonesia asal Sulawesi Utara. Kapal yang dimaksud adalah Tugboat Brahma 12.

Kapal tersebut mengangkut muatan batu bara dengan 10 kru. Kapal dilaporkan dibajak pada Sabtu (26/3/2016).

Simak juga berita lainnya:

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved