Mayat Seorang Duda Ditemukan Dalam Keadaan Tengkurap di Sungai
Jumat (8/4/2016) sekitar pukul 14.00 ditemukan sesosok mayat mengapung di sungai di dekat RT, Kelurahan Karang Rejo.
Penulis: Junisah | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNKALTIM.CO.TARAKAN - Jumat (8/4/2016) sekitar pukul 14.00 ditemukan sesosok mayat mengapung di sungai di dekat RT, Kelurahan Karang Rejo. Mayat tersebut kemudian diketahui adalah Erwin.
Jenazah Erwin ditemukan oleh sekumpulan anak-anak yang sedang bermain di sungai.
Melihat ada mayat yang posisinya tengkurap dan masih menggunakan baju hem lengan panjang dan celana panjang, anak-anak segera melaporkan kepada masyarakat sekitar.
Masyarakat langsung menuju lokasi dan melaporkan kejadian ke Polres Tarakan.
BACA JUGA: Di Tempat Ini, Mayat Didandani Sebagaimana Hobinya Saat Hidup
Jenazah Erwin akhirnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan dengan ambulance untuk divisum atau pun diotopsi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematiannya.
Belum diketahui apakah di tubuh korban ada luka-luka lembab atau tidak. Pasalnya jenazah Erwin langsung dibawa ke RSUD Tarakan.
Purwanto, paman korban mengaku, kaget mendengar Erwin telah meninggal dunia. Pasalnya ia terakhir bertemu dengan almarhum, Kamis (7/4/2016) pukul 17.00 Wita di rumah.
“Memang sempat saya cari malam di jembatan tempat biasa nongkrong bersama teman-temannya, tapi tidak ada. Yah sudah saya pikir siapa tahu lagi jalan ke rumah temannya,” ucapnya.
BACA JUGA: Geger, Selamet Ditemukan Terbujur Kaku oleh Adiknya
Malam semakin larut, Erwin juga tidak pulang-pulang ke rumah, Purwanto masih berpikir baik mungkin saja Erwin yang statusnya duda ini ke rumah mertuanya menemui anaknya.
Pasalnya, istri Erwin meninggal saat melahirkan anaknya dan anaknya tinggal bersama mertuanya.
Erwin tinggal di rumah Purwanto di RT 20 Kelurahan Selumit Pantai.
BACA JUGA: Warga Sempaja Geger, Ada Mayat yang Diduga PNS Tergantung di Pohon
“Nah paginya saya bangun kok Erwin tidak ada. Biasanya sudah bangun mengantatr adik-adik sepupunya sekolah. Karena tidak ada saya telepon dan ternyata handphone-nya ada di rumah. Saya juga melihat sandal dan sepatu yang biasanya dipakai juga ada di rumah. Saya pun langsung cari dan tidak ada yang tahu, sampai akhirnya dapat berita Erwin sudah meninggal,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jenazah-erwin_20160408_200740.jpg)