Kamis, 9 April 2026

Milisi Abu Sayyaf

Cek Kesiapan, Panglima TNI Ditanya Pasukan Kapan Berangkat Bebaskan WNI

Usai mengecek dan memberikan pengarahan kepada PPRC TNI, Gatot menyampaikan kepada awak media, bahwa sesuai apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi.

Istimewa
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, mengecek kesiapan, menganalisa dan memberikan petunjuk-petunjuk apa yang harus dilakukan oleh pasukan (AD, AL, AU dan Brimob) yang tergabung dalam Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC), di Pangkalan Udara Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (18/4/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengecek kesiapan, menganalisa dan memberikan petunjuk-petunjuk apa yang harus dilakukan oleh pasukan (AD, AL, AU dan Brimob) yang tergabung dalam Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC), di Pangkalan Udara Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (18/4/2016).

Usai mengecek dan memberikan pengarahan kepada PPRC TNI, Gatot menyampaikan kepada awak media, bahwa sesuai apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo terkait dengan kejadian pembajakan kali kedua.

"Saya selaku Panglima TNI diperintahkan untuk menyiapkan pasukan, untuk setiap saat kita bisa melakukan tindakan tegas. Saya datang ke sini untuk mengecek kesiapan semuanya. Saya tidak bisa jelaskan tempatnya dimana dan bentuk latihannya seperti apa. Latihan ini hanya untuk prajurit agar terbentuk feeling. Sehingga, suatu saat TNI disiapkan untuk berangkat, dan berdasarkan sejarah tidak ada yang gagal, kita harus optimis," kata Gatot.

Baca: Ketua MPR Berharap Sandera Abu Sayyaf Bisa Segera Dibebaskan

Dalam kesempatan itu Gatot didampingi oleh KSAD Jenderal TNI Mulyono, KSAU Marsekal TNI Agus Supriatna, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi, Danjen Kopassus Mayjen TNI M Herindra, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana, Dankorpaskhas Marsda TNI Adrian Watimmena dan para Asisten Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa jumlah pasukan yang dikerahkan (TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Kepolisian) berkisar ratusan, tidak sampai ribuan, sesuai dengan fungsi dan profesionalisme masing-masing, tergantung operasinya.

Terkait perkembangan upaya pembebasan yang dilakukan Angkatan Bersenjata Filipina, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menuturkan sampai sekarang ini mereka (AB Filipina) masih melaksanakan operasi.

Baca: Serangan Militer Filipina Sudah Tewaskan 37 Anggota Kelompok Abu Sayyaf

"Kalau mereka minta bantuan kami, dengan puji syukur, saya langsung berangkatkan. Pasukan saya sudah nunggu saja, sudah tanya kapan dia berangkat," katanya. (Wahyu Aji)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved