Sabtu, 25 April 2026

Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Menghadirkan Armada Band dan Vera KDI

Rusli menyatakan, pihaknya sengaja menghadirkan artis ibukota agar para peserta maupun masyarakat bisa menikmati Peda KTNA Kaltim ini.

HO
Kabid Perdagangan, Disukmperindag PPU, Rusli 

- Diskukmerindag Siapkan Stand Pameran di Peda KTNA di Babulu

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), akan menyediakan stand pameran selama pelaksanaan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) IX tingkat Kaltim 10-14 Mei di Kecamatan Babulu. Bukan hanya itu, dalam pembukaan dan penutupan akan menghadirkan Armada Band dan Vera KDI.

Kabid Perdagangan, Disukmperindag PPU, Rusli menjelaskan, untuk persiapan pameran sudah mencapai 95 persen.

baca juga

Untuk pameran akan menyiapkan 40 stand dengan ruangan AC yang diperuntukkan untuk peserta Peda KTNA dari kabupaten/kota di Kaltim.

Menurutnya, stand pameran tersebut akan digratiskan kepada peserta, dan setiap peserta akan menampilkan produk pertanian maupun perikanan yang menjadi andalan kabupaten/kota peserta Peda. 

Selain itu lanjutnya, juga akan menyediakan stand untuk para pelaku UKM dan IKM baik dari PPU maupun kabupaten/kota di Kaltim.

"Jadi untuk stand UKM-IKM ini kami siapkan 150 unit stand dan minat para pelaku usaha kecil untuk mengikuti ajang ini cukup besar," katanya.

baca juga

Diharapkan Bisa Merekrut Akseptor Baru

Lebih lanjut Rusli mengatakan, dalam ajang ini juga akan memberikan hiburan baik kepada masyarakat di Kecamatan Babulu maupun para peserta kabupaten/kota dari Kaltim.

Rencananya, untuk malam pembukaan 10 Mei mendatang, akan menghadirkan Armada Band sementara penutupan 13 Mei dengan mendatangkan Vera KDI.

Rusli menyatakan, pihaknya sengaja menghadirkan artis ibukota agar para peserta maupun masyarakat bisa menikmati Peda KTNA Kaltim ini.

baca juga

Siapkan Pelayanan Khusus Bagi Pasien Usia Lanjut

Ia menambahkan, selain menghadirkan arti ibukota juga akan menyediakan panggung, karena rencananya kabupaten/kota akan menampilkan berbagai hiburan termasuk lomba. 

Selain menyediakan stand pameran, Rusli mengatakan, untuk menyukseskan dan mendukung Peda KTNA IX Kaltim ini, pihaknya juga sudah memanggil para pemilik SPBU dan APMS.

Karena selama kegiatan ini, akan  mewajibkan seluruh SPBU dan APMS untuk membuka pelayanan  sampai pukul 22.00 Wita. 

Ia  menjelaskan, selama pelaksanaan Peda KTNA ratusan kendaraan peserta dari 10 kabupaten/kota di Kaltim akan lalu lalang di PPU. Dengan banyaknya kendaraan ini, maka perlu dilakukan penambahan jam operasional SPBU dan APMS.

Rusli mengaku khawatir bila jam operasional SPBU dan APMS hanya sampai pukul 17.00 Wita, akan menjadi kendala bagi peserta yang ingin jalan-jalan di PPU.

"Jangan sampai nanti peserta mau jalan-jalan tapi BBM kendaraan mereka tidak ada, kan repot. Kalau SPBU dan APMS buka sampai malam kan juga bisa membantu peserta," ujar Rusli.

Meskipun SPBU dan APMS diminta untuk menambah jam operasional, namun penambahan jatah BBM tidak dilakukan terutama bagi SPBU. Karena selama ini jatah untuk SPBU yang diberikan setiap hari sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga PPU maupun peserta Peda KTNA nantinya.

Namun untuk APMS kata Rusli, jatah mereka sekali pengiriman sebanyak  8 ton juga mencukupi.

"Tapi kalau selama ini empat hari sekali melakukan pengiriman, saya minta agar 2 hari sekali melakukan pengiriman. Jangan sampai nanti BBM di APMS itu kosong," jelasnya. (advertorial/mir)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim



Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved