Minggu, 26 April 2026

VIDEO- Rudal Javelin Hancurkan Bom Mobil Mad Max Milik ISIS

Sebuah rudal Javelin milik pasukan Koalisi menghantam sebuah mobil yang dibentuk mirip kendaraan Mad Max milik ISIS. Kendaraan hancur!

georgianewsday.com
Beginilah jadinya jika sebuah bom mobil terkena rudal Javelin. ISIS membangun sebuah kendaraan mirip film action Mad Max untuk melancarkan serangan tetapi hancur dihantam rudal milik Koalisi Barat. 

PASUKAN Barat menggunakan rudal Javelin ketika mengadang sebuah serangan bom mobil berrgaya Mad Max. Mobil ISIS yang dibentuk aneh itu akhirnya hancur dihantam rudal.

Seperti dilaporkan dailymail.co.uk, sekitar 12 pasukan dari Inggris, Amerika dan Perancis, SAS dan pasukan khusus tentara yang terlibat dalam serangan di Suriah.

Dalam video ini menunjukkan bom mobilsedang meluncur ke sasaran dengan kecepatan tinggi sebelum rudal pasukan Barat menghacurkannya.

dailymail.co.uk
Inilah bentuk bom mobil yang mirip dalam film action Mad Max yang digunakan ISIS untuk melakukan serangan.

Mobil luluh lantak ditelan kobaran api, menimbulkan asap hitam ke udara. Sementara pasukan Kurdi berteriak dan bersorak merayakan keberhasilan koalisi Barat menghancurkan mobil ISIS itu.

Tentara pasukan khusus Barat menggunakan rudal anti-tank Javelin untuk menghentikan serangan bom mobil ISIS di Suriah. Gambar menunjukkan mobil bergaya  'Mad-Max' melesat menuju target sebelum disambar rudal. Video dramatis ditangkap oleh penyiar France 24.

Rekaman menunjukkan sebuah bom mobil menghilang ke dalam bola api dan asap hitam setelah disambar rudal yang diluncurkan oleh pasukan Barat.

dailymail.co.uk
Penyiar mengatakan sekitar selusin tentara Inggris, Amerika dan Perancis terlibat dalam peluncuran rudal.

Pasukan khusus Inggris diberi lampu hijau untuk melancarkan serangan jarak jauh ke wilayah Irak dan Suriah yang dikuasai ISIS, demikian kata sumber intelijen senior.

Mereka diberi 'carte blanche' untuk membunuh atau menangkap pemimpin kelompok teror ini - termasuk dalang pantai pembantaian Tunisia.

Februari lalu penembak jitu SAS telah dipenggal algojo ISIS dengan satu tembakan sementara militan mengajar jihadis bagaimana untuk memenggal tahanan

Rekaman itu menunjukkan para prajurit dalam pakaian militer mengatur serangan udara dari pesawat Amerika A-10 Tankbuster, dilaporkan The Times.

Departemen Pertahanan tidak mengomentari hasil rekaman ini segarus lurus dengan kebijakan pemerintah tidak membahas operasi pasukan khusus.

Video ini mengambarkan bagaimana sebuah mobil – dibentuk menyerupai kendaraan dalam film action apokaliptik Mad Max -- yang ngebut di jalur padang pasir dengan kecepatan tinggi.

Narator Inggris mengatakan: 'Pengemudi mobil ISIS itu meluncur cepat menuju posisi kami', sebelum hancur dihantam rudal. Rudal itu mengenai mobil, sehingga meledak menimbulkan bola api besar dan asap hitam membubung tinggi.

Sesaat kemudian terdengan teriakan Kurdi bersorak menyambut dengan gembira kehancuran kendaraan ISIS itu.

Salah satu prajurit wanita mengatakan: 'Seorang pembom bunuh diri berusaha menyerang kami, tapi kawan-kawan kami berhasil membunuhnya', sementara yang lain mengatakan dirinya senang karena rudalnya berhasil menghancurkan kendaraan itu.

Namun video dalam itu menunjukkan bahwa sesungguhnya pasukan koalisi Inggris, Amerika dan Perancis adalah orang-orang yang meluncurkan rudal Javlein sehingga mobil itu hancur.

Ini diyakini sekitar 12 tentara Amerika, Inggris dan Perancis terlibat dalam serangan rudal Para prajurit membawa masalah senjata standar AS termasuk M4 karaben, sebuah M2010, juga Sniper Rifle, sebuah M249 dan Milkor beberapa peluncur granat.

AS saat ini mengerahkan 50 tentara pasukan khusus bertempur bersama pasukan Suriah melawan ISIS, tapi juru bicara Pasukan Demokratik Suriah (SDF) mengatakan kepada The Times bahwa tentara AS tidak terlibat dalam pertempuran aktif.

Kolonel Tala Selo mengatakan: 'Pasukan khusus Barat tidak menetap di sini, mereka benar-benar datang dan pergi, 15 sampai 20 dari mereka setiap kali.'

Rekaman itu terjadi hanya beberapa jam setelah Barack Obama mengatakan Amerika mengirim 250 tentara tambahan ke negara yang dilanda perang.

Pasukan Inggris menggunakan peluncur roket Javelin pada 2014. foto ini, One Of Four oleh Kopral Dekan Docwra dari Ratu Royal Hussars memenangkan kategori Amatir keprajuritan Angkatan Darat Inggris dalam kompetisi Fotografi.

Video diunggah kemarin menunjukkan bahwa pasukan komando khusus sedang mempersiapkan serangan berkepala dua mematikan terhadap militan ISIS di Irak dan Libya.

Ratusan tentara retak baik dari SAS dan SBS akan memimpin serangan di kota sebagai kunci masuk ke Negara Islam.

Mereka akan bergabung dengan resimen dari Perancis dan Amerika Serikat dalam meluncurkan serangan darat dan udara ditujukan tidak hanya mendapatkan kembali daerah, tetapi memotong kekuatan ekstremis di Kota Raqqa, sebagai Ibukota ISIS di Suriah.

Disini Videonya:

Bom mobil memiliki kemiripan yang kuat untuk kendaraan di film action Mad Max. Ada peningkatan jumlah serangan pasukan khusus dalam beberapa pekan terakhir - sekitar sekali setiap tiga hari, menurut utusan khusus Obama untuk koalisi global dalam rangka melawan ISIS, Brett McGurk.

Awal tahun ini, terungkap bahwa ISIS sedang mengembangkan teknologi mobil driverless (tanpa pengemudi) untuk melakukan serangan.

Kelompok teror ini juga mengerahkan para ilmuwan dan ahli balistik untuk menciptakan senjata baru yang canggih dimaksudkan untuk membawa pertumpahan darah ke Eropa.

Dari 'universitas jihad' di kota Raqqa, Suriah, mereka bekerja pada membangun kendaraan yang bisa dikendalikan menggunakan remote untuk melakukan serangan dengan daya hancur besar. (priyo suwarno)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved