Jasad Nelayan yang Terpental Disambar Petir Akhirnya Ditemukan
Begitu ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi ke rumah duka.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Tim gabungan yang dipimpin Badan SAR Nasional Kabupaten Nunukan, Rabu (25/5/2016), berhasil menemukan jasad Rizal (45), nelayan yang dilaporkan hilang saat sedang memukat bersama putranya Reza (16) di Perairan Tanjung Bilas, sekitar Mamolo, Kecamatan Nunukan Selatan, Selasa (24/5/2016) sekitar pukul 03.00 Wita.
Kepala Basarnas Kabupaten Nunukan, Octavianto, mengatakan, korban ditemukan pukul 07.20 Wita sejauh satu mil ke arah timur dari perahu milik korban yang tenggelam.
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam setelah tersambar petir pada koordinat 04° 07' 27.28" N 117° 43' 10.51 E" Perairan Tanjung Bilas.
“Kondisi jenazah korban cukup memprihatinkan. Ada luka menganga akibat sambaran petir. Kepala korban bolong kemungkinan akibat tersambar petir kemarin. Seluruh pakaian sudah robek," ujarnya.
Begitu ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi ke rumah duka.
“Operasi SAR dinyatakan ditutup,” ujarnya.
(Baca juga: Terpental Usai Disambar Petir, Jasad Rizal Hilang)
Sebelumnya Reza kepada Basarnas menjelaskan, ayahnya terpental dari perahu saat tersambar petir. Setelah jatuh, tubuh korban tenggelam dan terseret arus air.
"Begitu disambar tubuhnya mental ke laut dan belum kelihatan lagi sejak pukul 03.00 Wita,” kata Octavianto.
Sambaran petir itu mengakibatkan perahu kayu yang ditumpangi keduanya menjadi pecah. Perlahan-lahan perahu kemudian tenggelam.
Octavianto mengatakan, saat kejadian itu Reza segera terjun ke laut untuk menghindari sambaran petir. Dia lalu mencari sang ayah.
Namun karena tak juga berhasil menemukan tubuh ayahnya, Reza memilih berenang ke tepi sambil berteriak meminta tolong kepada warga.
Namun dua jam kemudian barulah dia berhasil mendapatkan pertolongan. Perahu yang dikemudian Ahmad, tetangganya saat itu sedang melintas.
Begitu menemukan Reza, Ahmad bergegas membawa korban kepada polisi. Petugas kemudian melaporkan peristiwa itu kepada Basarnas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pencarian-korban-sambaran-petir_20160524_193038.jpg)