Penutupan Lokalisasi
Lokalisasi Sudah Ditutup tapi Wakil Ketua DPRD Yakin Masih Ada Sekitar 100-an PSK
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan Budiono mengemukakan, pada kenyataannya, hingga saat ini masih ada sekitar 100 lebih pekerja seks komersial.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penutupan secara serentak seluruh lokalisasi yang masih beroperasi di Provinsi Kalimantan Timur per 1 Juni 2016, nyatanya tidak sepenuhnya menghapuskan geliat kegiatan prostitusi yang ada di eks lokalisasi tersebut.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan Budiono mengemukakan, pada kenyataannya, hingga saat ini masih ada sekitar 100 lebih pekerja seks komersial (PSK) yang siaga di eks lokalisasi tersebut.
“Di sana masih ada kalau 100-an, itu menurut info dari warga sekitar yang berada di sana yang saya kenal, tapi ketika razianya bocor maka kabur duluan sama seperti di Manggar Sari,“ kata Budiono.
Budiono mengakui kendati telah ditutup sejak lama, namun kegiatan prostitusi masih saja berlangsung. Salah satu yang menghambat adalah penghapusan aset sebagai salah satu langkah untuk membongkar total eks lokalisasi, terutama di eks lokalisasi Km 17, Balikpapan.
Baca: Lokalisasi Baru Dua Hari Ditutup, Polisi Amankan Dua Wanita yang Bertransaksi lewat FB
“Pak gubernur dulu sendiri juga telah menyampaikan bahwa 1 Juni seluruh lokalisasi yang ada di Kalimantan Timur akan ditutup. Cuma masalahnya pembongkaran itu adalah terkait aset bagaimana penghapusannya Jangan sampai salah,“ ujarnya.
Namun Budiono menegaskan, inti permasalahan dari penghapusan eks lokalisasi bukan pembongkaran bangunan eks lokalisasi, namun lebih pada penutupan kegiatan prostitusi secara total di lokasi tersebut. (*)
***
Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.
Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mensos-serahkan-juz-amma-u-psk_20160602_211319.jpg)