Selasa, 5 Mei 2026

Mengunggah Foto ke Media Sosial Ternyata Bikin Lebih Bahagia, Ini Hasil Risetnya

mereka yang mengabadikan seluruh kegiatan harian untuk dipamerkan di media sosial, merupakan kelompok orang lebih bahagia.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
iStock-Getty Images/monkeybusinessimages
Ilustrasi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sekarang ini, makanan, tas, sepatu, destinasi liburan, dan segala hal yang menjadi gaya hidup, telah berubah fungsi.

Makanan yang tadinya berfungsi sebagai pengisi perut, sekarang juga berfungsi sebagai objek foto untuk diunggah ke media sosial.

Liburan, yang tadinya berguna sebagai ajang rileksasi dan beristirahat dari rutinitas, sekarang berubah menjadi agenda wajib untuk dipamerkan di media sosial.

Fenomena ini pun akhirnya bergulir menjadi gaya hidup di mana memotret dan mengunggahnya ke Instagram, Facebook, dan lain-lain, menjadi sebuah kewajiban untuk diperlihatkan kepada publik.

BACA JUGA: Apa Kabar Sonya Depari? Beginilah Aktivitasnya Setelah Lama Menghilang dan Bertemu Ipda Perida

Sebuah penelitian dahulu pernah menemukan bahwa orang yang hobi memotret makanan, bisa jadi memiliki gangguan mental.

Namun, penemuan itu dipatahkan studi terbaru berikut ini.

Peneliti dari University of Southern California, menyimpulkan bahwa mereka yang mengabadikan seluruh kegiatan harian untuk dipamerkan di media sosial, merupakan kelompok orang lebih bahagia.

“Informasi terbaik yang kami dapatkan dari riset ini adalah adanya hubungan kadar kebahagiaan dengan memotret untuk diunggah ke media sosial,” ujar Kristin Diehl, salah satu periset.

BACA JUGA: Mucikari dan PSK Diperiksa, FL Menjual Tubuh dengan Alasan Ekonomi Sejak Lulus SMA

“Kami menemukan adanya hubungan peningkatan semangat dan kebahagiaan dari pengalaman positif yang diunggah ke media sosial,” imbuhnya.

Peneliti menyimpulkan bahwa mereka yang memotret aktivitas untuk diunggah ke media sosial adalah orang-orang yang sangat antusias dan sangat menikmati segala hal yang mereka lakukan.

Diehl dan tim mengumpulkan 2000 partisipan untuk melakukan sembilan eksperimen berbeda.

Pada masing-masing eksperimen, seluruh responden berpartisipasi dalam kegiatan yang telah dipilih peneliti, mulai dari tur menggunakan bus dan makan di restoran.

BACA JUGA: Gara-gara Celana Motif SpongeBob, Kiper Ini Dihukum Larangan Bermain 6 Bulan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved