Mudik Lebaran
Dishub Cek Transportasi Lebaran, Hasilnya? Hanya Empat Bus yang Layak Operasi
Musim mudik identik dengan alat transportasi yang akan membantu masyarakat dalam berpergian di antaranya bus.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tinggal hitungan hari para umat muslim di seluruh dunia akan merayakan hari kemenangan yakni Lebaran.
Di Indonesia sudah menjadi tradisi menjelang hari raya masyarakat akan berbondong-bondong melakukan mudik atau pulang ke kampung halaman ke rumah orang tua, sanak-saudara, merayakan hari kemenangan di tengah kehangatan orang tercinta.
Musim mudik identik dengan alat transportasi yang akan membantu masyarakat dalam berpergian di antaranya bus.
Di Balikpapan sendiri ada dua lokasi terminal bus yang akan ramai pada musim mudik yakni terminal Batu Ampar dan Terminal Bus Kilometer 2 yang melayani perjalanan Antar Provinsi.
Pantauan TribunKaltim.co di kedua terminal tersebut, suasana kepadatan belum terlihat, tetapi aktivitas keluar masuk bus tetap berjalan normal.
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan Sudirman Djayaleksana saat ditemui mengatakan saat ini pihaknya masuk tahap pemeriksaan kelaikan kendaraan untuk arus mudik.
Petugas dengan saksama memeriksa setiap sudut bagian mobil dan mencoba satu per satu kerja fungsi dari kelengkapan bus.
Hasilnya, catatan terakhir, Rabu (15/6/2016) dari 20 bus yang diperiksa ternyata petugas hanya meloloskan empat bus yang dianggap layak beroperasi.
Hal ini cukup mengagetkan sebab setiap harinya ada belasan bus keluar masuk terminal mewah yang baru benerapa tahun di renovasi tersebut.
"Hanya ada empat yang layak beroperasi dan ini langsung kita beri tanda stiker sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengenalinya," katanya.
Permasalahan yang ditemui petugas yakni ada beberapa bagian bus yang tak berfungsi seperti speedomeeter, lampu peringatan dan wiper.
Baca: Mudik Jalur Darat, Waspada Tiga Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Berikut
Bagi kendaraan yang tak lolos uji kelayakan diberi waktu hingga H-12 lebaran apabila sampai batas waktu tersebut belum juga memenuhi persyaratan akan dilarang untuk beroperasi.
"Jadi mendekati lebaran ini dishub gencar melakukan pengujian untuk semua bus yang ada, apabila dalam pemeriksaan ada bus yang tak layak pakai kita kasih toleransi hingga 24 Juni, apabila masih tak lolos kita larang beroperasi selama mudik lebaran, kalau kita temukan di jalan kita tindak," katanya tegas.
Sudirman mengaku tak pandang bulu dalam menindak bus nakal, sebab konsentrasinya untuk arus mudik tahun 2016 memprioritaskan dari sisi kualitas bukan kuantitas bus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bus-angkutan-lebaran_20160616_104700.jpg)