Berita Pemkab Kutai Timur

Rantau Pulung Diyakini Bisa Menjadi Kota Alternatif Penopang Ibukota

Bupati menambahkan, konsep pengembangan budidaya buah-buahan sangat menguntungkan masyarakat.

Rantau Pulung Diyakini Bisa Menjadi Kota Alternatif Penopang Ibukota
HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Safari Ramadan Bupati Kutim, Ismunandar, di Kecamatan Rantau Pulung. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kemajuan demi kemajuan telah dirasakan masyarakat di Kecamatan Rantu Pulung (Ranpul), Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Dengan kenyataan bahwa Ranpul saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, bukan tidak mungkin kedepan kecamatan yang berbatasan langsung dengan Sangatta Utara ini bisa menjadi kota alternatif penopang ibukota Sangatta.

“Rantau Pulung sudah semakin maju. Dulu jarak tempuh ke Rantau Pulung 4 jam, kini (hanya) 45 menit sudah sampai. Begitu juga perkembangan pembangunan dan perkebunannya, seperti konsep agribisnis, tanaman buah-buahan yang dikembangkan,” kata Bupati Kutim, Ismunandar, dalam lawatan Safari Ramadan tahun 1437 hijriah, Senin (13/6).

Ismu berharap konsep pengembangan kecamatan tersebut dapat ditingkatkan agar menjadi daya tarik daerah. Sehingga upaya mewujudkan Ranpul menjadi alternatif bisa segera terealisasi.

Bupati menambahkan, konsep pengembangan budidaya buah-buahan sangat menguntungkan masyarakat. Karena tanaman buah-buahan ditiap musim selalu ada. Sehingga jika ada pembeli yang mencari buah-buahan seperti rambutan, durian, dan lainnya tinggal datang ke Kecamatan Ranpul.

“Jika cari buah-buahan tidak jauh, tinggal ke Kecamatan Rantau Pulung. Di bulan Ramadhan ini, semoga doa kita semua diijabah oleh Allah Subhaanahu wa Ta'ala, semoga apa yang direncanakan teruntuk kemaslahatan masyarakat dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.

(Baca juga: Baru Dibuka, Menara 99 Langsung Dipadati Warga)

Kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Ranpul dilaksanakan di Masjid Al Istiqamah, Desa Pulung Sari. Wakil Bupati Kasmidi Bulang juga turut turut hadir bersama Asisten Pemerintahan Umum Sekretaris Kabupaten Syafruddin, sejumlah Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta ratusan warga setempat.

Taushiyah yang disampaikan oleh Ustadz Imam Syafi’i, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta, menjadi satu rangkaian kegiatan hari itu.

Selain buka puasa bersama, bupati, wakil bupati berserta rombongan juga melaksanakan shalat maghrib, isya, serta tarawih berjamaah, yang diimami Kepala Sub Agama Bagian Sosial Sekretariat Kabupaten, Syaiful Hadi. (*hms7/adv)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved