Gunakan Senter, Satpol PP Sambangi 2 Eks Lokalisasi Balikpapan, Hasilnya?
Pasalnya beberapa hari belakang pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa di kedua eks lokalisasi tersebut masih aktif menawarkan jasanya.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Selain melakukan operasi bersih-bersih minuman keras (miras) di bulan Ramadhan, eks tempat para penjaja seks Kota Balikpapan, lokalisasi Lembah Harapan Baru yang berada di Km 17, Jalan Soekarno Hatta Balikpapan Utara dan Manggar Sari Balikpapan Timur turut disambangi 80 personel Satpol PP.
Operasi Satpol PP dibantu TNI dan Polri, Rabu (22/6/2016) dinihari.
Kasat Pol PP AKBP Freddy Pasaribu yang memimpin operasi tersebut mengatakan, tujuan mereka mendatangi eks lokalisasi tersebut untuk memastikan bahwa tak ada lagi aktivitas seks komersial pasca ditutupnya tempat tersebut.
Baca: Satpol PP Amankan 12 PSK dan 2 Muncikari di Tempat Esek-esek Berkedok Warung Kopi
Pasalnya beberapa hari belakang pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa di kedua eks lokalisasi tersebut masih aktif menawarkan jasanya.
Dari pantauan Tribunkaltim.co, saat rombongan mobil Satpol PP memasuki kawasan LHB sekitar 23.10 wita dari depan gapura masuk hingga sekitar 100 meter tampak beberapa warga nongkrong di depan rumah.
Mereka tampak biasa saja melihat iringan mobil Satpol PP.
"Angkut aja pak kalau ada," celetuk seorang warga di pinggir jalan.
Benar saja setelah sampai di lokasi eks lokalisasi tersebut, kondisi tampak sepi dan gelap. Hanya terlihat beberapa orang tampak di atas, sementara lampu pada rumah-rumah di permukiman eks lokalisasi tersebut dalam kondisi mati.
Petugas pun berpencar menyusur masuk ke dalam permukiman dengan menggunakan senter.
Tanda silang merah di bangunan tersebut masih ada, petugas memeriksa rumah yang diduga ada aktivitas, namun hasilnya nihil, tak ada tanda-tanda kehidupan di sana.
"Coba pegang bohlam lampunya, dingin. Lama sudah ini dimatikan," kata seorang petugas.
Baca juga: Satpol PP Tertibkan Pedagang yang Berjualan di Atas Trotoar
Sekitar 45 menit petugas Pol PP mengobok-ngobok eks lokalisasi tersebut, akhirnya mereka memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat itu dengan tangan hampa.
"Bisa lihat sendiri kondisinya, sepi dan tak ada aktivitas," ujar Freddy kepada Tribunkaltim.co.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/satpol-pp-apel_20160622_055057.jpg)