Milisi Abu Sayyaf
Perusahaan Kumpulkan Keluarga ABK yang Disandera Abu Sayyaf
Keluarga ABK pun saat ini tengah berkumpul di kediaman Elona sambil terisak tangis, serta terus memantau informasi terbaru di televisi.
Penulis: Christoper Desmawangga |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perusahaan PT PP Rusianto Bersaudara kembali mengumpulkan keluarga anak buah kapal (ABK) Tugboat Charles 00 untuk memberitahukan telah sampainya enam ABK di Pelabuhan Semayang Balikpapan.
"Kami dipanggil untuk diberitahu bahwa 6 ABK yang tidak disandera sudah sampai, namun kami belum bisa berkomunikasi dengan mereka, karena saat ini masih dilakukan pemeriksaan," ucap Siti, istri ABK TB Charles, Sabtu (25/6/2016).
Siti menjelaskan, dirinya sudah mengetahui lebih dulu kedatangan TB Charles sekitar pukul 06.00 Wita, saat itu Rudi Kurniawan, suaminya yang langsung memberitahukan dirinya bahwa kapal sudah sampai di Balikpapan.
"Suami saya yang langsung telepon, dia beritahu kalau kapal sudah sampai di Balikpapan," ungkapnya.
Baca: Gelisah Kabar Suami, Para Istri Pantau Berita di Televisi
Sementara itu, keluarga ABK yang menjadi korban penyanderaan dirundung haru, tak banyak yang dapat diceritakan oleh Dian Megawati Ahmad yang merupakan istri dari Ismail, dirinya pun lebih memilih langsung masuk ke dalam rumah Elona yang suaminya juga menjadi sandera kelompok bersenjata Filipina.
Keluarga ABK pun saat ini tengah berkumpul di kediaman Elona sambil terisak tangis, serta terus memantau informasi terbaru di televisi.
"Kami belum dapat kepastian untuk bertemu dengan keluarga kami, mungkin besok atau lusa kami dapat kepastian untuk bisa bertemu, kami maklumi saja, karena memang di sana mereka masih diperiksa," tutup Siti.
Baca: Kemenhub Larang Perusahaan Kapal di Indonesia Berlayar ke Perairan Filipina
Untuk diketahui, 6 ABK TB Charles yang saat ini sudah berada di Balikpapan, yakni Albertus Temu Slamet (juru mudi), Andi Wahyu (Mualim II), Syahril (Masinis IV), Redgar Frederick Lahiwu (juru mudi), Rudi Kurniawan (juru mudi) dan Agung E Saputra (juru masak).
Sementara itu, 7 ABK yang tersandera diantaranya, Ferri Arifin (Kapten), M Mahbrur Dahri (KKM), Edi Suryono (Masinis II), Ismail (Mualim I), M Natsir (Masinis III), M Sofyan (Olman), dan Robin Piter (juru mudi). (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/keluarga-abk-yang-disandera-abu-sayyaf_2_20160625_133819.jpg)